Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 November 2020 | 21.27 WIB

Meski Manjur, Vaksin Pfizer Terkendala Syarat Suhu Penyimpanan

Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan Pfizer (Dado Ruvic/Reuters) - Image

Ilustrasi vaksin Covid-19 buatan Pfizer (Dado Ruvic/Reuters)

JawaPos.com - Meski vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Biontech asal Amerika Serikat dikatakan manjur hingga 95 persen, namun ada hal penting yang perlu jadi pertimbangan. Sebab, bagaimana caranya menyimpan vaksin di rantai pendingin (cold chain) dengan suhu yang sangat dingin. Untuk itu, sejumlah ilmuwan mendorong agar Pfizer mengubah syarat suhu penyimpanan vaksin.

Dilansir dari Fortune, Minggu (29/11), vaksin Pfizer sebelumnya disebutkan harus disimpan pada suhu sangat dingin -70 ° C. Artinya, vaksin tersebut harus disimpan di lemari es khusus yang harganya masing-masing mencapai USD 20 ribu.

Para ahli mengatakan bahwa persyaratan penyimpanan vaksin di rantai pendingin mungkin bisa dipertimbangkan kembali. Sebab, sejumlah penelitian yang dipelajari mengungkapkan bagaimana vaksin bereaksi terhadap suhu yang lebih hangat.


Ahli spesialis logistik medis di Universitas Johns Hopkins, Tinglong Dai, mengatakan dia berharap jika Pfizer pada akhirnya merevisi persyaratan penyimpanan untuk vaksinnya. Mengubah persyaratan penyimpanan, menurut Dai, akan mempermudah pengiriman vaksin Pfizer ke populasi yang lebih jauh dari rumah sakit penelitian.

Dalam buku pedoman vaksin, CDC menyarankan agar sejumlah negara memiliki freezer khusus. Untuk membantu pendistribusian vaksinnya, Pfizer telah mengembangkan wadah pengiriman yang dapat mempertahankan suhu -70 ° C yang dibutuhkan hingga 10 hari tanpa pembukaan. Dengan isi ulang es kering secara teratur, suhu tersebut dapat dipertahankan hingga 30 hari.

"Tetapi menggunakan kontainer pengiriman untuk penyimpanan berisiko. Setiap kali Anda memasukkan dry ice baru berpeluang terjadinya penurunan kualitas,” kata Dai.

Wakil Direktur Pusat Penelitian Vaksin di Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular Barney Graham mengatakan penelitian awal selama pengembangan vaksin sering kali dilakukan dalam kondisi yang lebih hati-hati. Akan tetapi menurut Graham, pengujian selanjutnya dapat menunjukkan ketahanan vaksin dalam berbagai kondisi yang lebih luas.

Pfizer belum berkomentar tentang kemungkinan merevisi persyaratan penyimpanan untuk kandidat vaksinnya saat ini.  Namun, Pfizer mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan versi vaksin yang lebih tahan lama yang dikeringkan dalam kondisi beku. Vaksin itu, kata Pfizer, akan dapat disimpan pada suhu lemari es normal dan mungkin siap pada tahun 2022.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=JGqZZwmFGy4

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore