
armada helikopter yang disiapkan oleh RS Medistra bersama PT Whitesky Aviation. Foto : Hilmi Setiawan/Jawa Pos
JawaPos.com - Kondisi jalan raya yang macet, sudah menjadi ciri khas Ibukota Jakarta. Di tambah dengan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di masa pandemi Covid-19 ini, rumah sakit perlu inovasi untuk kelancaran mobilitas pelayanan kesehatan.
Layanan kesehatan yang terkait dengan kelancaran mobitas cukup banyak. Seperti pengangkutan pasien dari rumah menuju rumah sakit, jika ada kondisi darurat. Salah satu inovasi dijalankan oleh RS Medistra Jakarta. Mereka membuka layanan baru untuk mobilitas dengan menggunakan armada helikopter.
Untuk menjalankan inovasi itu, Medistra Jakarta bekerjasama dengan PT Whitesky Aviation. Layanan mobilitas atau transportasi menggunakan helikopter itu diberi nama Heli Medevac. Direktur RS Medistra Jakarta Dini Handayani mengatakan ada banyak keperluan transportasi terkait layanan kesehatan yang bisa dilayani dengan Heli Medevac itu.
Di antaranya adalah layanan dari Heliport ke RS Medistra Jakarta. Kemudian juga layanan PCR Swab dari RS Medistra Jakarta dengan tambahan layanan heli transport. Lalu untuk layanan in house clinic. "Berbagai layanan ini untuk mempermudah pasien dalam kondisi emergency yang butuh evakuasi perjalanan menuju RS Medistra Jakarta," katanya, Rabu (19/8) sore.
Ditanya soal tarif evakuasi untuk sekali terbang, Dini menyebut sekitar Rp6-7 juta. Angka itu terbilang murah untuk pasien VIP maupun VVIP di RS Medistra. “Karena itu, layanan masih terbatas untuk pasien RS Medistra. Untuk pasien umum, mungkin angka Rp 6 sampai 7 juta masih terbilang mahal,” katanya.
Dini mengatakan untuk proses selanjutnya pasien akan ditangani lebih lanjut dengan fasilitas medis serta tenaga kesehatan yang berkualitas. Dia mengatakan dengan layanan penerbangan dengan sistem medevac dari heliport ke rumah sakit, mereka berharap bisa memberikan peningkatan pelayanan kepada pasien yang butuh layanan cepat dan mumpuni.
Pada kesempatan itu Dini juga menyampaikan di tengah pandemi seperti saat ini, mereka menyiapkan layanan PCR Swab dengan berbagai metode. Seperti layanan PCR Swab dengan mendatangi rumah pasien atau dilakukan di rumah sakit. Kemudian tersedia layanan tambahan transportasi ke bandara jika pasien hendak bepergian.
Kemudian Dini menjelaskan layanan in house clinic. Yaitu pelayanan kesehatan di lingkungan industri atau perusahaan. Jika salam kondisi tertentu ada pasien in house clinic butuh dirujuk ke rumah sakit bisa dengan layanan Heli Medevac.
Dia mengatakan biaya layanan Heli Medevac relatif terjangkau. Layanan ini tersedia untuk masyarakat di wilayah Jabodetabek. Layanan ini cocok untuk kondisi darurat seperti serangan jantung, kecelakaan di jalan tol, serta kebutuhan darurat lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
