Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2020 | 10.21 WIB

Aman untuk Perut, Ikuti Aturan Tepat Minum Jamu saat Puasa Ramadan

Saat puasa Ramadan, minum jamu ternyata tidak bisa sembarangan. Terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung.  (Antara) - Image

Saat puasa Ramadan, minum jamu ternyata tidak bisa sembarangan. Terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung. (Antara)

JawaPos.com - Ramuan herbal seperti jamu memang dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan tubuh dari dalam. Namun, saat puasa Ramadan, minum jamu ternyata tidak bisa sembarangan. Terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung. Lantas, bagaimana aturan yang tepat saat minum jamu?

Dikatakan, minum jamu sebenarnya tidak dilarang saat Ramadan. Baik diminum saat berbuka puasa atau sahur.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania mengatakan, ada aturan yang harus diperhatikan saat minum jamu untuk berbuka puasa. Terutama bagi orang yang punya masalah lambung. Ada baiknya diminum usai diselingi makan ringan terlebih dahulu.

"Kalau ada keluhan nyeri lambung sebaiknya minuman jamu diminum setelah makan, kecuali saat sahur tidak ada keluhan lambung bisa diminum duluan sebelum makan," kata Inggrid Tania dalam diskusi via daring, Senin (27/4).

Saat berbuka, pertama bisa dibuka dengan minum air putih terlebih dahulu untuk mencegah dehidrasi. Lalu isi dengan asupan glukosa dengan memakan kurma, diikuti hidangan takjil lainnya. Setelah itu, baru bisa mengonsumsi jamu.

Menurut Tania, minum jamu usai diselingi makanan ringan bisa membantu mengurangi lemak berlebihan dari takjil. Seperti usai makan gorengan.

Nah, bagi penderita gangguan lambung seperti GERD, maka dianjurkan minum jamu setelah makan. Hal ini bisa menghindari lambung dari iritasi zat-zat jamu.

Tania mengatakan, sebenarnya ada herbal yang berpotensi meredakan GERD, tetapi ini belum uji klinik. Namun hasil testimoni pasien dan penelitian pra kilnis menunjukkan hal positif.

"Misalnya daun ketumbar, bisa membantu mengurangi keluhan pasien GERD. Saya anjurkan dijadikan salad atau dimakan mentah, mengurangi aliran balik asam lambung. Tetapi ini belum uji klinis," ujar dia.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=cuAGHZGzmlE

 

https://www.youtube.com/watch?v=zuXbEWEFZek

 

https://www.youtube.com/watch?v=R-g-cgT_rDc&t=

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore