
Ilustrasi. Selain haid atau menstruasi, ada enam kondisi yang menyebabkan perempuan mengalami keram perut.
JawaPos.com - Perut kram biasanya dialami perempuan ketika masa haid atau menstruasi tiba. Namun, kram perut seperti kembung juga menghampiri perempuan ketika di luar masa haid. Jika sering mengalami kram perut lebih baik Anda memeriksakan diri.
Sebab, ada kram perut juga bisa menunjukkan kondisi kesehatan perut Anda. Dilansir dari Women's Health, Senin (8/10), perubahan hormonal yang berkaitan dengan ovulasi dapat mempengaruhi kondisi medis lainnya. Lalu, apa saja kondisi yang menyebabkan perut kram?
1. Anovulasi
Sesekali, tubuh Anda mengalami semua perubahan hormonal yang terkait dengan PMS, tetapi jika tubuh tidak benar-benar melepaskan sel telur tersebut, Anda tidak akan mengalami menstruasi. Sepuluh hingga 18 persen dari semua siklus teratur adalah anovulasi. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab seseorang sulit hamil.
2. Kehamilan
Jika Anda melakukan hubungan seks tanpa kondom dalam satu bulan terakhir, atau sedang tidak mengonsumsi pil penunda kehamilan, sebaiknya Anda melakukan tes. Banyak gejala kehamilan awal, termasuk nyeri payudara, perubahan suasana hati, kelelahan, termasuk kram.
3. Stres
Stres meningkatkan kadar kortisol Anda, yang memengaruhi keseimbangan hormon Anda, termasuk hormon yang mengatur ovarium dan lapisan uterus Anda. Sehingga perut terasa kram.
4. Berolahraga Terlalu Banyak
Berolahraga memang kegiatan yang sangat menyehatkan. Tetapi berolahraga terlalu keras atau sering dapat mengacaukan siklus haid Anda. Kondisi fisik yang terlalu diforsir, terutama jika kehilangan banyak lemak tubuh, dapat membuat Anda tak menstruasi dan menyebabkan fluktuasi abnormal dalam kadar hormon. Fluktuasi ini dapat menyebabkan kemurungan, bercak yang tidak beraturan, jerawat, dan gejala lain seperti PMS.
5. Polip Uterus
Polip di rahim dapat menyebabkan kram dan ketidaknyamanan seperti menstruasi, padahal Anda tidak sedang menstruasi. Polip dapat membuat sulit untuk hamil. Bahkan ada risiko meskipun kecil kalau polip dapat berkembang menjadi kanker rahim. Untuk itu segera periksa ke dokter. Bisanya dokter akan melakukan prosedur yang relatif sederhana, yang dikenal sebagai histeroskopi.
6. Kanker ovarium
Kanker ovarium relatif jarang, menyerang hanya sekitar 22 ribu wanita per tahun di AS. Tetapi ini adalah salah satu kanker paling mematikan bagi wanita, menewaskan sekitar 14 ribu wanita per tahun. Berdasarkan penelitian dari American Cancer Society, kanker ovarium memiliki ciri-ciri perut kembung, masalah kencing, penurunan berat badan, tidak menstruasi, dan nyeri. Jika Anda tidak menstruasi selama tiga bulan berturut-turut sebaiknya konsultasikan pada dokter.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
