Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Maret 2018 | 18.10 WIB

Lakukan Pendekatan untuk Kurangi Stres Anak saat Ujian, Apa Saja ya?

Ilustrasi orang tua bisa meminimalisasi tingkat stres pada anak ketika ujian dengan beberapa pendekatan - Image

Ilustrasi orang tua bisa meminimalisasi tingkat stres pada anak ketika ujian dengan beberapa pendekatan

JawaPos.com – Ujian sekolah yang hampir tiap tahun dialami anak sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA tentu berdampak pada peningkatan stres. Tak hanya anak, kadang orang tua pun ketularan virus stres jika memikir nilai sang buah hati.


Tapi, untuk kebaikan anak, orang tua sebaiknya jangan ikut-ikutan panik. Sebab, akan menambah tingkat stres anak yang sudah terbebani dengan pelajaran. 


Ada berbagai faktor yang menyebabkan anak bisa stres saat menghadapi ujian. Misalnya, kurang motivasi untuk belajar atau keinginan untuk sukses. Hal itu bisa disebabkan oleh beberapa jenis masalah pribadi atau mungkin keluarga. Lalu bisa juga memang si anak tak punya persiapan atau bekal ilmu yang cukup menghadapi ujian. 


Beban atau tuntutan yang terlalu berat dari orang tua atau keluarga terdekat seperti kakek dan neneknya juga bisa membuat anak stres. Misalnya harus mendapatkan nilai tertinggi di antara teman sekelas. Kompetisi di antara teman-temannya juga bisa menjadi pemicu anak stres.


Anak akan terlihat tegang dari mimik dan bahasa tubuhnya. Mereka akan mulai mengeluhkan sakit perut dan kepala karena merasa tertekan. Anak juga mulai sulit tidur atau tak nyenyak di malam hari. Mereka juga akan terlihat murung atau mudah ngambek karena stres menghadapi ujian.


Bahkan lebih parah, diikuti penurunan nafsu makan. Jika sudah sampai seperti ini, bunda harus responsif melakukan sesuatu seperti dilansir dari Boldsky, Senin (12/3).


Pastikan Anak Konsumsi Makanan Gizi Seimbang


Nafsu makan adalah salah satu hal pertama yang akan terpengaruh oleh stres dan ketegangan. Berikan makanan ringan sehat kepada anak seperti buah dan sayuran. Ingat bahwa kelebihan soda, coklat, permen, dan makanan cepat saji akan meningkatkan sikap lekas marah dan kemurungan pada anak.


Tidur Cukup 8 Jam


Anak pasti telah mempersiapkan ujian ini untuk waktu yang lama. Jadi, jangan tidur larut malam. Menghabiskan malam untuk tidur nyenyak akan jauh lebih bermanfaat.


Prioritaskan pada Apa yang Penting


Saat anak mengalami ujian, beberapa hal harus disisihkan. Misalnya bermain game atau les yang tak terlalu penting terkait dengan pelajaran sekolah sebaiknya diliburkan dulu.


Bantu Mereka


Tanyakan kepada anak apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu mereka. Buat tabel waktu studi untuk mereka dan buat soal sendiri pada kertas ujian yang bisa mereka selesaikan agar anak termotivasi.


Bicara

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore