
Konsumsi buah dan sayur lebih banyak wajib dilakukan demi hidup sehat pada 2019.
JawaPos.com - Bagi penderita diabetes, makan buah bisa menimbulkan kekhawatiran. Sebab manisnya buah bisa membuat kadar gula darah melonjak. Lantas, bagaimana memilih buah yang aman bagi penderita diabetes?
Pasien diabetes harus terus memerhatikan pola makan dengan pedoman 3J yakni Jenis, Jumlah, dan Jam. Maka, makan buah pun harus bijaksana dalam memilih jenis dan jumlahnya.
Sebetulnya buah segar dikemas dengan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Sehingga buah adalah makanan padat nutrisi yang dapat menjadi bagian dari perawatan diabetes yang sehat.
"Penderita diabetes harus berhati-hati, karena pilihan buah tertentu dapat mempengaruhi kadar gula darah. Anda perlu mempelajari buah mana yang paling memengaruhi Anda, membuat keputusan cerdas tentang buah apa yang Anda konsumsi, dan memahami ukuran porsi yang tepat," kata seperti dilansir dari Very Well Health, Kamis (18/6).
Gula yang ditemukan dalam buah disebut fruktosa. Serat yang ditemukan dalam buah segar, dapat memperlambat proses metabolisme. Meski begitu, tergantung pada kadar fruktosa dan serat, buah-buahan tertentu dapat menyebabkan gula darah meningkat lebih cepat daripada yang lain.
Kandungan serat dapat berubah tergantung pada apakah buah itu segar, dikukus, dipanggang, direbus, dan lainnya. Maka pasien diabetes harus memilih makan buah dengan cara bijak.
1. Pilih Buah Utuh
Buah utuh memiliki serat paling banyak, karena dinding sel masih utuh. Cara terbaik Anda adalah mencari buah dengan kulit yang bisa dimakan, seperti apel, pir, dan beri, dan membatasi buah yang perlu dikupas, seperti pisang, melon, dan jeruk.
Pilihlah buah yang tak perlu dikupas seperti apel.
Pilihlah buah utuh dan tak perlu dikupas seperti apel. (iStockphoto)
2. Buah Aneka Warna
Buah yang dimakan harus memiliki aneka ragam warna. Sebab itu sumber antioksidan. Merah tua, ungu, biru, dan warna yang ditemukan dalam buah adalah sumber antioksidan. Antioksidan adalah senyawa nabati yang bekerja untuk memerangi radikal bebas dalam tubuh. Semakin berwarna makanan, semakin banyak antioksidan yang ditawarkan.
3. Batasi Jenis Buah
Namun, ada beberapa bentuk buah yang hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas jika Anda menderita diabetes. Misalnya buah kering, jus buah, dan buah-buahan yang mungkin tinggi gula dan rendah serat.
4. Hindari Buah kering
Buah kering, meskipun lezat dalam campuran salad, adalah bentuk utuh dari buah utuh yang super terkonsentrasi dan sudah melewati proses pengeringan. Artinya karbohidratnya per sajian lebih tinggi daripada buah segar dan utuh. Mungkin juga mengandung gula tambahan. Misalnya satu ons kismis (dua sendok makan) mengandung 100 kalori, 23 gram karbohidrat, dan 18 gram gula. Ini setara hampir 5 sendok teh gula.
5. Hindari Jus Buah
Minum 100 persen jus buah dapat menyebabkan lonjakan glukosa. Tubuh tidak harus melakukan banyak pekerjaan untuk memecah gula dalam jus. Jus, dimetabolisme dengan cepat dan meningkatkan gula darah dalam beberapa menit. Jus juga dapat mengatasi kalori ekstra tanpa mempengaruhi rasa kenyang. Tukar jus buah dan buah kering dengan buah utuh dan segar.
6. Hindari Buah dengan Nilai Indeks Glikemik Tinggi
Indeks glikemik (GI) adalah daftar peringkat bagaimana makanan tertentu akan mempengaruhi gula darah. Indeks glikemik dapat bervariasi berdasarkan beberapa faktor. Makanan yang dianggap memiliki nilai GI rendah adalah di bawah angka 55. Nanas (GI = 56) dan semangka (GI = 72) dianggap buah dengan GI tinggi. Maka harus dihindari atau dibatasi. Sedangkan blackberry (GI = 4) dan jeruk bali (GI = 25) dianggap makanan GI rendah.
7. Perhatikan Porsi
Tidak ada buah yang baik atau buruk, tetapi aturlah porsinya dengan berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi. Misalnya, Anda bisa makan 1 1/4 cangkir stroberi untuk 60 kalori, 15 gram karbohidrat, 3,5 gram serat, dan gula 7,5 gram. Atay hanya 1/2 pisang sedang yang 60 kalori, 15 gram karbohidrat, 2 gram serat, dan 8 gram gula.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=OB3snCbdMjo
https://www.youtube.com/watch?v=5zOWBDEezEE
https://www.youtube.com/watch?v=LnUuuwJMF-k
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022