
Ilustrasi
JawaPos.com – Perokok berat tak bisa menjalani hari tanpa rokok. Bahkan efeknya bisa membuat perokok berat merasa lebih bersemangat kerja. Banyak perokok berat yang cukup memulai hari dengan sarapan pagi sebatang rokok.
Peneliti Universitas Padjajaran dan Pendiri Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik, Amaliya mengungkapkan kebiasaan merokok berakar kuat di Indonesia. Data perokok pasif yang menjadi korban di Indonesia tahun 2013 sebanyak 600 ribu jiwa.
“Ayah saya meninggal karena kanker paru-paru dan rokok. Suami saya perokok berat, karena dia pekerja desain kreatif. Enggak merokok, enggak bisa bekerja. Dapur enggak ngebul,” jelasnya dalam Diskusi Panel Potensi Alternatif Produk Tembakau di LIPI, Rabu (9/8).
Sebanyak 1 miliar perokok di dunia berada di negara miskin atau negara berpendapatan rendah. Di Indonesia saat ini berada di peringkat lima perokok terbanyak. Sebanyak 34,2 persen penduduk usia 15 tahun atau remaja adalah perokok.
“Dan perokok berat adalah menghisap rata-rata 12 batang rokok setiap hari,” ungkapnya.
Jumlah perokok berat adalah 1:4. Artinya, setiap 100 penduduk di Indonesia, ada 25 orang perokok berat. Bagi perokok berat, kata Amaliya, sesungguhnya ingin sekali berhenti. Akan tetapi keinginan kembali lagi jauh lebih kuat daripada niatnya.
“Kami meneliti perokok berat umumnya tak bisa berhenti. Kecanduan itu adalah jika saat berhenti menimbulkan masalah. Addict atau ketergantungan adalah jika menjadi masalah. Kalau diteruskan sakit jantung, kalau berhenti maka akan gelisah. Itu yang namanya addict,” jelas Amaliya.
Amaliya menjelaskan proses berbahaya dari rokok ketika dibakar dan masuk ke dalam tubuh. Rokok yang bahaya adalah zat sampah yang masuk ke dalam tubuh, Salah satunya adalah tar. Nikotin yang masuk diikuti zat sampah yang menimbulkan penyakit, menjadi racun di dalam tubuh. Karena itu, perokok adalah melakukan tindakan memasukkan nikotin ke dalam tubuh dengan cara yang kotor.
“Sebab yang bahaya dari rokok adalah pembakarannya. Pembakaran rokok menghasilkan 7 ribu zat kimia zat sampah. Sama seperti mobil keluarkan asap knalpot itu bahaya. Itu jadi polutan. Lalu rokok, justru zat bahayanya masuk ke dalam tubuh. Mengerikan,” paparnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
