
SYARAT WAJIB: Petugas kesehatan mengambil sampel darah anggota KPPS yang mengikuti tes cepat Covid-19 di Kantor Wali Kota Depok, Jabar, Senin (16/11) lalu. Sebelum bertugas, para petugas KPPS itu wajib dinyatakan bebas Covid-19. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)
JawaPos.com - Jumlah tes spesimen di Indonesia mendekati target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasar data Satgas Covid-19, jumlah testing di Indonesia sudah 96,35 persen. Namun angka kasus positif juga makin tak terkendali.
"Peningkatan testing juga diikuti tren kasus positif yang makin memburuk," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/12).
Menurut dia, hal itu disebabkan masyarakat lalai dengan protokol kesehatan. Data survei Satgas Covid-19 menunjukkan tingkat kepatuhan memakai masker turun dari 83,67 persen pada September menjadi 57,78 persen pada awal Desember.
Kondisi ini, kata dia, diperburuk juga dengan kenyataan bahwa kedisiplinan menjaga jarak juga turun dari 59,57 persen jadi 41,75 persen pada periode yang sama. "Seharusnya angka testing tinggi tdk diikuti peningkatan kasus positif. Artinya, penualran makin tidak terkendali," tukas Prof Wiku.
"Tolong pengertiannya, tolong kerja sama yang serius, jangan sampai kerja keras kita hilang percuma," tambahnya.
Berdasar data Kemenkes pada seminggu terakhir, terjadi kenaikan kasus 13,5 persen yaitu dari 36.599 di minggu lalu jadi 41.536 minggu ini. Pada pekan ini, jumlah provinsi yang mengalami kenaikan kasus lebih banyak dari provinsi yang mengalami penurunan kasus.
"Hal ini menunjukkan penanganan di sebagian besar provinsi mengalami perkembangan ke arah yang kurang baik," kata Prof Wiku.
Pekan ini, kata dia, provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan kasus yang sangat signifikan. Jika dilihat perkembangan harian, Jawa Barat sempat naik 1.648 kasus dalam satu hari pada 3 Desember lalu. Selain itu, Jawa Timur masih masuk 5 besar kenaikan kasus tertinggi pekan ini. Dengan ini, Jawa Timur bertahan di 5 besar selama 4 minggu berturut-turut, ini sangat mengecewakan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
