Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Oktober 2022 | 16.59 WIB

Dorong Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Hingga 70 Persen

Tenaga Kesehataan menyuntikan vaksin kepada anak-anak di Jakarta, Jumat (18/2/2022). Pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin covid-19. Berdasarkan data dari laman vaksin.kemkes.go.id pada Rabu (16/02/2022), Sebanya - Image

Tenaga Kesehataan menyuntikan vaksin kepada anak-anak di Jakarta, Jumat (18/2/2022). Pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin covid-19. Berdasarkan data dari laman vaksin.kemkes.go.id pada Rabu (16/02/2022), Sebanya

JawaPos.com - Kasus covid-19 memang sudah landai di Tanah Air. Namun, situasi itu bukan berarti Indonesia benar-benar bebas dari virus korona.

Untuk itu, vaksinasi covid-19 tetap harus didorong di angka maksimal, terutama untuk anak-anak. Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat katan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI) Piprim Basarah, berdasar standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksinasi untuk anak-anak minimal harus mencapai 70 persen. Khususnya,anak 6-11 tahun. Sebab, anak-anak dapat menjadi penular virus SARS-CoV-2 kepada orang di sekitarnya, terutama kelompok rentan. Oleh karena itu, anak harus mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Walaupun kejadian Covid-19 pada anak tidak banyak dibandingkan dewasa, tetapi anak-anak dapat menjadi penular. Untuk memutus transmisi Covid-19, penting anak mendapatkan vaksinasi," kata Piprim Basarah dalam keterangannya, Jumat (7/10).

Penjelasan itu juga pernah diungkap Piprim Basarah di sela-sela webinar yang digelar Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) akhir pekan lalu.

Menurut dia, anak yang terlindung dari Covid-19 dapat melindungi orang di sekitarnya, termasuk yang memiliki komorbid dan kelompok rentan seperti lansia.

Cakupan vaksinasi Covid-19 pada anak dapat melindungi kelompok sekolah sehingga tidak menjadi klaster sumber penularan. Dengan adanya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang lebih mudah menular, vaksinasi anak berguna untuk melindungi gejala Covid-19 berat seperti Multisystem Inflammatory System in Children (MIS-C) dan long COVID-19.

Plt Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Prima Yosephine mengatakan, WHO meminta semua negara melakukan vaksinasi minimal 70 persen dari populasi dan khusus kelompok rentan 100 persen. "Itu untuk mempertahankan imunitas masyarakat umum dan kelompok masyarakat rentan," jelasnya.

Prima Yosephine mengatakan secara umum tingkat vaksinasi Indonesia dosis kedua baru mencapai 63 persen, pada kelompok anak sudah mencapai 80 persen untuk dosis pertama.

“Tetapi dosis kedua pada anak masih di bawah persentase yang diharapkan, sehingga menjadi tugas semua untuk segera mengejarnya,” ujar dia.

Sementara capaian vaksinasi pada remaja sudah 95,98 persen atau 25 jutaan orang untuk dosis pertama. Dosis kedua 82,72 persen atau sekitar 22 juta orang.

Prima menyebut, anak-anak memperoleh vaksin Sinovac, remaja menggunakan Sinovac dan Pfizer. “Pada bulan imunisasi, pemberian imunisasi rutin dan imunisasi Covid-19 diberi jarak dua minggu dan dilakukan skrining dasar sesuai SOP,” terangnya.

Anggota Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Cissy Kartasasmita menjelaskan, vaksinasi anak sangat penting karena tidak hanya melindungi anak, melainkan juga lingkungannya, teman, guru, dan keluarga.

Program pemberian vaksin pada anak berlaku untuk usia 6 - 11 tahun. “Vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat. Vaksin aman karena telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA), izin emergensi BPOM dan mendapat rekomendasi ITAGI,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengatakan, semua pihak berkewajiban untuk mensukseskan vaksinasi bagi anak. Misalnya dengan terus menerus mensosialisasikan program ini lewat media sosial.

“Di tengah adanya keraguan pada vaksinasi, maka upaya untuk memperkuat harus kita sampaikan kepada masyarakat dan sejawat. Tapi dengan menghindari pencemaran nama baik, pasien dan sejawat,” tutupnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore