
PENERIKSAAN ERA NEW NORMAL: Pamnela Felita sedang menjalani pemeriksaan oleh drg Elisea Kiswantoro SpKG. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Praktik dokter gigi menempatkan dokter gigi dan pasien dalam kontak yang erat. Hal tersebut harus diiringi dengan protokol kesehatan yang ketat demi menjaga keduanya tetap aman dari virus korona. Mulai skrining awal, perlengkapan praktik, hingga jam buka. ”Sekarang kami disarankan untuk buka saat matahari masih terang,” ucap drg Elisea Kiswantoro SpKG.
Sinar UV alami dari matahari membantu sterilisasi meski tak 100 persen membunuh virus di udara.
Selain itu, ruang praktik harus punya ventilasi yang baik. ”Sekarang saya buka juga pintu ke teras supaya sirkulasi bagus,” ucap Elisea. Ruang praktik juga dilengkapi pengaturan negative pressure.
Jumlah pasien juga dibatasi. Sehari sebaiknya dokter menangani 3−4 pasien. Selain untuk memudahkan tracing jika terjadi penularan, pembatasan tersebut bertujuan untuk menjaga stamina dokter. ”Lalu, kasih jeda juga antarpasien untuk pembersihan ruangan dan alat-alat,” papar perempuan yang berpraktik di Kupang Indah tersebut.
Karena terbatasnya jumlah pasien yang ditangani, dokter gigi dibiasakan untuk membuka konsultasi secara daring terlebih dahulu. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengenali gejala dan keluhan yang dimiliki pasien. Diagnosis bisa lebih sempit dan memudahkan persiapan penanganan.
”Jadi, kan menekan waktu kontak erat pasien dengan dokter,” imbuh ibu satu anak tersebut. Hal itu juga bertujuan untuk mengenali kondisi khusus pasien. Misalnya, apakah sedang hamil atau tidak, mengonsumsi obat tertentu, dan penyakit bawaan lainnya.
Untuk skrining awal, pasien bisa menjalani rapid test sebelum ke dokter atau praktik dokter gigi. ”Tergantung fasilitas dari dokter masing-masing,” jelasnya. Namun, hasil tersebut tak bisa sepenuhnya jadi patokan. Elisea juga menyediakan pulse oxymeter. Jika kadar oksigen pasien di bawah 95 persen, Elisea akan mengarahkan pasien untuk menunda dan segera melakukan uji usap.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Mhe0qbAL8YM

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
