
Ilustrasi wujud virus Korona jenis baru (NEXU Science Communication/Reuters)
JawaPos.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terus melakukan penelitian terhadap "aktivitas" virus Korona jenis baru yang menyebabkan penyakit Covid-19. Fakta baru berhasil diungkap WHO dan cukup melegakan dalam upaya menanggulangi wabah. Hal ini terkait mutasi dari virus Korona tersebut.
Dalam hasil penelitiannya, WHO mengatakan bahwa hampir 30 persen dari data rangkaian genom sampel virus Korona menunjukkan ada tanda mutasi. Hanya saja, kabar baiknya adalah tidak ada bukti bahwa mutasi tersebut menyebabkan penyakit yang lebih parah.
"Saya rasa hasil penelitian ini cukup luas," ungkap kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan kepada Reuters di sela-sela pelaporan singkat yang diadakan oleh asosiasi jurnalis PBB, ACANU, di Jenewa.
Swaminathan menambahkan bahwa sejauh ini WHO telah mengumpulkan 60.000 sampel Covid-19. Pihaknya bakal terus melakukan peneletian terkait "aktivitas" virus Korona di tengah penularan yang masih bertambah secara global. PBB ingin hasilnya semakin baik sehingga bisa meminimlkan ketakutan berlebihan masyarakat dunia.
Para ilmuwan di Scripps Research menemukan bahwa pada April virus yang bermutasi tersebut menyumbang sekitar 65 persen kasus yang dilaporkan dari seluruh dunia ke bank data utama. Mutasi genetik pada virus Korona jenis baru, yang dinamai D614G, secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk menginfeksi sel dan mungkin menjelaskan mengapa wabah di Italia utara dan New York menjadi lebih luas dibandingkan yang terlihat sebelumnya menurut temuan riset.
Sementara itu, Maria Van Kerkhove, pembimbing teknis pandemi Covid-19 di WHO, pada Jumat (3/7) mengatakan bahwa genus yang bermutasi telah ditemukan pada awal Februari dan telah beredar di Eropa dan Amerika. Dia pun menyatakan bahwa mutasi itu tak memperparah penyakit.
"Hingga kini tidak ada bukti bahwa mutasi menyebabkan penyakit menjadi lebih parah," ungkap Maria.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
