
Suasana aktifitas pasar induk Kramat Jati di Blok buah, Jakarta, (31/1/2020). Kementerian Pertanian memperketat pintu masuk impor berbagai jenis makanan termasuk buah-buahan dari negara tertentu yang kemungkinan terkontaminasi virus corona sebagai upaya
JawaPos.com–Mengonsumsi buah-buahan merupakan cara yang dapat dilakukan untuk menjaga diri agar tetap sehat. Namun, masih banyak yang bingung kapan sebaiknya buah dikonsumsi. Ada yang menganggap lebih baik makan buah sebelum makan besar dan sebaliknya.
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Qonita Rachmah menyatakan, sebenarnya tidak ada aturan pasti mengenai kapan buah sebaiknya dikonsumsi. Konsumsi buah dapat disesuaikan dengan kebiasaan dan kebutuhan masing-masing individu.
”Nggak ada patokan harus makan di awal atau akhir (makan besar), tergantung tujuan masing-masing. Kalau kita makan buah di awal, lambung kosong, kita isi buah dulu nih, jatah untuk makan besar kan berarti sisanya. Kalau kita makan buah di akhir, kita punya kapasitas lambung full (untuk makan besar),” jelas Qonita.
Oleh karena itu, lanjut Qonita, waktu konsumsi buah dapat disesuaikan dengan tujuan diet. Untuk menurunkan berat badan, disarankan makan buah sebelum makanan utama. Sebaliknya, apabila ingin menaikkan berat badan, disarankan untuk makan buah setelah makanan utama.
”Misalnya diet untuk menurunkan berat badan, makan buah di awal itu disarankan, supaya ketika makan besar nggak terlalu banyak lagi karena sebelumnya sudah diisi dengan sumber yang bisa kita pastikan kualitas gizinya, karena buah-buahan itu kandungan vitamin dan mineralnya tinggi,” terang Qonita.
”Tapi kalau misalnya mau menaikkan berat badan, makan buahnya di akhir saja, supaya makanan utamanya tidak terlalu banyak dikurangi,” tambah dia.
Oleh karena itu, menurut dia, lebih baik fokus membiasakan diri mengonsumsi buah agar mendapatkan gizi yang baik terlepas dari kapan waktu mengonsumsinya.
”Prinsipnya, selama itu (buah) dikonsumsi, nggak masalah, bisa setelah atau sebelum makan berat,” ujar Qonita.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
