ilustrasi makanan kaya serat. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Serat sering dikaitkan dengan pencernaan yang lancar dan mencegah sembelit.
Meskipun itu benar, serat melakukan lebih dari sekadar menjaga pergerakan usus.
Dari kesehatan jantung hingga pengendalian gula darah, konsumsi serat setiap hari dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh Anda.
Perlu diketahui bahwa serat terbagi menjadi dua kategori, serat larut dan serat tidak larut.
Buah dan sayuran adalah sumber utama serat larut, sedangkan sereal dan produk gandum utuh kaya akan serat tidak larut.
Serat larut, yang ditemukan dalam makanan seperti oat, kacang-kacangan, dan buah-buahan, membantu mengurangi kolesterol LDL "jahat".
Serat bekerja dengan mengikat partikel kolesterol dalam sistem pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh.
Kadar LDL yang lebih rendah berarti mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Makanan tinggi serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan yang lebih baik.
Serat sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
