
Ilustrasi tips cegah berat badan naik saat ramadan (Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang mengira puasa otomatis menurunkan berat badan. Namun kenyataannya, tidak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan selama Ramadhan akibat pola makan yang kurang tepat, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan minim aktivitas fisik.
Oleh karena itu, penting menerapkan kebiasaan sehat agar manfaat puasa benar-benar dirasakan oleh tubuh.
Dilansir dari laman Saudi German Health, Jumat (20/2), menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup aktif selama Ramadan menjadi kunci utama untuk mencegah kenaikan berat badan saat berpuasa.
Mengganti produk susu full-fat dengan susu rendah lemak atau tanpa lemak membantu mengurangi asupan kalori harian tanpa menghilangkan manfaat nutrisi seperti kalsium dan protein.
Makanan yang digoreng dan tinggi lemak sebaiknya dihindari saat berbuka. Sebagai alternatif, pilih makanan yang dipanggang, direbus, atau dikukus karena lebih sehat dan mudah dicerna tubuh.
Makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan kalori yang berujung pada penumpukan lemak. Sebaiknya gantikan dengan buah segar atau jus alami yang kaya serat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
Tidur segera setelah makan dapat memperlambat metabolisme basal tubuh, sehingga kalori tidak terbakar secara optimal dan berpotensi menyebabkan penambahan berat badan.
Disarankan untuk berbuka dengan kurma, kemudian dilanjutkan dengan makanan bergizi seperti sup, salad, serta hidangan yang mengandung vitamin, mineral, dan cairan guna mengembalikan energi tubuh secara bertahap.
Minum air putih sebanyak 2–3 liter antara waktu berbuka hingga sahur sangat penting untuk menjaga hidrasi, meningkatkan metabolisme, dan membantu mencegah penumpukan lemak.
Berjalan kaki selama 30 menit, setidaknya dua jam setelah berbuka, dapat membantu memperlancar pencernaan, meningkatkan metabolisme, dan menjaga keseimbangan berat badan.
Makanan tinggi garam dan makanan olahan dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, memperlambat metabolisme, serta menghambat proses pembakaran lemak.
Puasa Ramadan dapat menjadi momentum memperbaiki pola hidup jika diimbangi dengan pilihan makanan sehat, cukup minum, serta tetap aktif bergerak. Dengan menghindari makanan berlemak, membatasi gula, dan menjaga pola makan seimbang, risiko kenaikan berat badan selama Ramadan dapat dicegah sehingga tubuh tetap sehat dan bugar hingga setelah bulan suci berakhir.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
