Orang tua perlu tahu hypnoparenting, cara mendidik anak tanpa omelan dan paksaan./Freepik.
JawaPos.com - Bapak-ibu, siapa yang sering kesal kalau anaknya susah dibilangin atau sulit diatur? Kadang orang tua sudah capek ngomel, tapi tetap saja anak mengulangi hal yang dilarang. Akhirnya emosi naik, anak pun jadi korban amarah orang tua.
Nah, supaya pola asuh ini tidak terus-menerus dilakukan dan meninggalkan luka pengasuhan, ada satu metode yang bisa dicoba, yaitu hypnoparenting.
Apa itu Hypnoparenting?
Singkatnya, hypnoparenting adalah cara mendidik anak dengan menggunakan kata-kata positif yang masuk ke alam bawah sadar mereka.
Orang tua tidak perlu marah atau sampai memberi ancaman, tapi cara ini dinilai bisa membentuk karakter anak, sikap disiplin, dan perilaku positif tanpa paksaan, dilansir dari jurnal yang dipublikasikan dalam Social Humanities and Educational Studies (SHEs) Conference Series.
Kenapa Hypnoparenting Bisa Jadi Solusi?
Menurut jurnal yang diterbitkan INSURI Ponorogo, yang berjudul "Hypnoparenting: sebuah metode menjinakkan alligator's brains pada anak usia dini", setiap anak pasti pernah menunjukkan respon negatif saat merasa tidak nyaman secara psikologis.
Respon ini disebut alligator's brain. Perilaku tersebut biasanya dipengaruhi oleh lingkungan terdekatnya, terutama keluarga. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak.
Misalnya, kalau anak sering melihat orang tua marah-marah, besar kemungkinan ia juga belajar mengekspresikan emosi dengan cara yang sama. Sebaliknya, jika anak terbiasa mendengar kata-kata penuh kasih, ia akan lebih mudah tumbuh menjadi pribadi yang tenang dan percaya diri.
Hypnoparenting, hadir sebagai metode yang terbukti efektif untuk mengarahkan anak pada pola pikir positif melalui sugesti alam bawah sadar.
Bukan cuma teori, beberapa penelitian sudah membuktikaannya. Studi dari Universitas Negeri Semarang, misalnya, menemukan bahwa tingkat kedisiplinan anak meningkat setelah diterapkan hypnoparenting.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
