Ilustrasi seorang perempuan sedang mengkonsumsi makanan kaya probiotik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kesehatan pencernaan adalah kunci untuk hidup yang lebih baik, karena dengan pencernaan yang sehat, tubuh kita dapat menyerap nutrisi dari makanan secara optimal. Karena itu, menjaga kesehatan organ pencernaan menjadi hal yang sangat penting.
Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan pencernaan, salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat, khususnya yang kaya akan probiotik dan prebiotik. Tapi, apa perbedaan keduanya?
Probiotik
Dilansir dari Mayo Clinic, probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Mikroorganisme ini, yang sering berbentuk bakteri atau ragi, dapat ditemukan dalam makanan yang melalui proses fermentasi, seperti yogurt.
Menurut MD Anderson Cancer Center, probiotik dapat diibaratkan sebagai "rekan kerja" yang membantu menjaga kesehatan usus. Untuk menemukan makanan yang mengandung probiotik, cara termudah adalah dengan memeriksa label produk. Pasalnya, tidak semua makanan hasil fermentasi mengandung probiotik, karena beberapa proses fermentasi dapat membunuh mikroorganisme hidup ini. Itulah sebabnya, probiotik terkadang ditambahkan ke dalam makanan setelah diproses.
Beberapa makanan yang dikenal kaya akan probiotik adalah:
Prebiotik
Dilansir dari Healthline, prebiotik adalah makanan kaya serat yang berfungsi sebagai "makanan" bagi probiotik. Dengan mengonsumsi prebiotik, kita membantu bakteri baik ini untuk bekerja lebih efektif.
Menurut Cleveland Clinic, prebiotik umumnya ditemukan dalam makanan berkarbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia, tetapi dapat dicerna oleh bakteri probiotik.
Beberapa makanan yang kaya akan prebiotik meliputi:
Suplemen Probiotik dan Prebiotik
Dalam kondisi sehat, organ pencernaan kita umumnya sudah mendapatkan asupan probiotik dan prebiotik yang cukup dari makanan sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang yang kurang mengonsumsi serat atau memiliki jumlah bakteri baik yang tidak seimbang di usus, suplemen mungkin disarankan oleh dokter.
Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua suplemen probiotik yang dijual di pasaran dapat bertahan lama, yang bisa memengaruhi efektivitasnya saat dikonsumsi. Maka, mengonsumsi suplemen bersamaan dengan makanan yang kaya probiotik dan prebiotik dapat meningkatkan peluang suplemen untuk bekerja lebih baik.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Microsleep, Tidur Hitungan Detik Ini Bisa Bikin Nyawa Melayang, Kenali 5 Cara Pencegahannya

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
