Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 20.23 WIB

Mitos 'Ngintip' Penyebab Bintitan Terbantahkan, Ternyata Ini Fakta Medis dan Cara Ampuh Menyembuhkannya

Ilustrasi seseorang yang mengalami bintitan (Dok. Kemenkes)

JawaPos.com - Hampir semua orang di Indonesia mungkin pernah mendengar candaan klasik "jangan ngintip, nanti bintitan." Kalimat ini sering dilontarkan saat melihat seseorang mengalami bengkak kecil di kelopak mata. Mitos ini sudah mengakar kuat dalam budaya masyarakat dan sering dijadikan bahan gurauan. Namun, tahukah kamu bahwa di balik candaan itu terdapat fakta medis yang jauh berbeda.

Secara medis, hordeolum atau bintitan merupakan infeksi yang terjadi pada kelenjar minyak di sekitar kelopak mata. Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil berisi nanah yang terasa nyeri. Bintitan bukanlah hasil dari "mengintip," melainkan disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus yang menyumbat kelenjar sebaceous atau kelenjar keringat.

Bintitan juga terbagi menjadi dua jenis utama berdasarkan lokasi kemunculannya. Setiap jenis memiliki karakteristik dan tingkat kesulitan penyembuhan yang berbeda.

1. Hordeolum Eksternal

Jenis ini paling umum ditemukan dan biasanya muncul di pangkal bulu mata bagian luar. Ditandai dengan nyeri yang cukup mengganggu dan kemerahan yang jelas terlihat. Hordeolum eksternal lebih mudah dikenali karena posisinya di permukaan luar kelopak mata, sehingga umumnya lebih mudah disembuhkan.

2. Hordeolum Internal

Bintitan ini tumbuh di bagian dalam kelopak mata dan merupakan kondisi yang lebih jarang tetapi lebih serius. Jenis ini cenderung menimbulkan rasa nyeri yang lebih parah dan berlangsung lebih lama. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat berkembang menjadi kalazion jika tidak ditangani dengan baik. Sayangnya, lokasi yang tersembunyi membuat hordeolum internal lebih sulit dideteksi dan diobati secara mandiri.

Meski terlihat sepele, bintitan sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa nyeri, kelopak mata yang terasa berat, hingga pandangan yang terganggu. Gejala yang paling mudah dikenali agar kamu dapat segera melakukan pengobatan meliputi:

  • Munculnya benjolan merah menyerupai jerawat di kelopak mata.
  • Nyeri pada kelopak mata, terutama saat berkedip atau menyentuh area tersebut.
  • Pembengkakan kelopak mata yang membuatnya terlihat tidak simetris.
  • Tidak jarang juga penderita mengalami lakrimasi atau produksi air mata berlebihan.

Selain gejala, kamu juga perlu tahu faktor pemicu munculnya bintitan. Mengutip dari Mayo Clinic, beberapa kebiasaan dan kondisi yang dapat meningkatkan risiko terkena bintitan antara lain:

  • Menyentuh mata dengan tangan kotor atau belum dicuci.
  • Memakai lensa kontak tanpa membersihkannya terlebih dahulu.
  • Membiarkan riasan mata menempel semalaman.
  • Menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa.
  • Memiliki blefaritis (peradangan kronis pada tepi kelopak mata).
  • Penderita rosacea (kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan pada wajah).

Umumnya, bintitan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih satu minggu. Namun, JEC Eye Hospital and Clinics memberikan beberapa arahan untuk mempercepat proses penyembuhan:

1. Kompres Hangat dan Pijatan Lembut

Kamu dapat meletakkan kompres hangat pada kelopak mata yang tertutup selama 2–5 menit sambil memijat lembut untuk mempercepat pematangan bintitan. Gunakan kain lap bersih yang direndam air hangat. Ulangi proses ini setiap 2 jam untuk hasil optimal.

2. Menjaga Kebersihan Area Mata

Bersihkan kelopak mata dengan lembut menggunakan tisu atau kain lap bersih. Lakukan dengan gerakan hati-hati untuk menghindari iritasi tambahan. Gunakan air bersih atau larutan saline, dan hindari sabun atau produk pembersih keras yang dapat memperparah kondisi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore