
Ilustrasi nyeri perut sebelah kiri. (Canva)
JawaPos.com - Nyeri perut sebelah kiri sering dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.
Keluhan nyeri perut ini bisa muncul ringan hingga berat, dan terkadang disertai gejala lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Banyak orang menunda memeriksakan diri karena berharap rasa sakit pada perut segera hilang, padahal bisa menimbulkan risiko komplikasi yang berbahaya.
Dilansir dari Halodoc.com, berikut adalah tujuh penyebab nyeri perut sebelah kiri yang penting diketahui agar penanganan lebih tepat.
1. Divertikulitis
Divertikulitis merupakan peradangan pada kantong kecil di usus besar yang sering dialami orang berusia di atas 50 tahun.
Saat kantong mengalami infeksi atau robekan, rasa nyeri muncul pada sisi kiri bawah perut dan terasa semakin intens.
Selain nyeri, gejala divertikulitis juga mencakup demam, mual, muntah, hingga sembelit atau diare pada kasus tertentu.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang memerlukan tindakan medis segera.
2. Gastritis
Gastritis adalah peradangan pada lapisan lambung yang bisa menyebabkan rasa nyeri di bagian kiri perut.
Kondisi ini sering disebabkan infeksi bakteri Helicobacter pylori yang menyerang lapisan pelindung lambung.
Gejala gastritis meliputi mual, muntah, rasa penuh di perut, hingga perih yang terasa menusuk setelah makan.
Jika dibiarkan, gastritis kronis dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan jangka panjang bahkan komplikasi lebih berat.
3. Peradangan Pankreas
Pankreas berada di sisi kiri perut sehingga peradangan organ ini dapat menimbulkan rasa sakit hingga ke punggung.
Penderita pankreatitis biasanya merasakan nyeri lebih parah saat berbaring, makan, atau minum.
Gejala lain yang menyertai meliputi demam, diare, perut terasa kembung, hingga mual dan muntah berkepanjangan.
Peradangan pankreas memerlukan perhatian serius karena bisa mengganggu fungsi pencernaan dan metabolisme tubuh.
4. Radang Usus Besar
Radang usus besar dapat menyebabkan nyeri di perut bagian kiri bawah, baik pada pria maupun wanita.
Selain rasa sakit, kondisi ini sering menimbulkan diare, kelelahan, hingga penurunan berat badan tanpa penyebab jelas.
Perubahan tekstur feses yang menjadi lebih lembek atau berlendir juga sering menyertai kondisi radang usus besar.
Jika berlanjut tanpa penanganan, peradangan usus bisa memicu gangguan penyerapan nutrisi yang berbahaya bagi tubuh.
5. Hernia
Hernia terjadi ketika organ atau jaringan terdorong keluar melalui dinding otot perut yang lemah.
Saat terjadi pada sisi kiri, penderita bisa merasakan tonjolan disertai nyeri terutama saat batuk atau mengangkat beban.
Kondisi ini bisa ringan, tetapi juga berisiko mengancam jiwa bila tonjolan tidak kembali atau makin membesar.
Segera cari pertolongan medis bila nyeri semakin parah atau tonjolan terasa sakit saat disentuh.
6. Penyakit Ginjal
Gangguan ginjal kiri, seperti infeksi atau batu ginjal dapat memicu nyeri pada perut bagian kiri bawah.
Infeksi ginjal biasanya menimbulkan gejala tambahan seperti demam, nyeri pangkal paha, mual, hingga muntah.
Sementara batu ginjal sering membuat penderitanya sulit buang air kecil, urine berdarah, hingga rasa perih berlebihan.
Tanpa perawatan tepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi kerusakan ginjal jangka panjang yang berbahaya.
7. Sakit Maag
Sakit maag atau dispepsia sering menimbulkan nyeri pada bagian kiri perut dikarenakan produksi asam lambung yang berlebih.
Faktor risiko penyakit ini meliputi stres, infeksi bakteri, kebiasaan makan terlalu cepat, atau konsumsi makanan pedas dan berlemak.
Dilansir dari laman Alodokter.com, gejala maag juga biasanya disertai kembung, mual, nyeri ulu hati, hingga rasa panas di dada. Meski sering dianggap ringan, maag yang tidak terkontrol dapat mengganggu kualitas hidup sehari-hari.
Lokasi nyeri perut sebelah kiri dapat bervariasi, tergantung apakah keluhan muncul di bagian atas atau bawah perut.
Bagian atas perut kiri biasanya berhubungan dengan organ seperti lambung, pankreas, atau limpa yang bisa terkena gangguan serius.
Sedangkan nyeri di bawah kiri sering terkait dengan usus besar, ginjal kiri, hingga sistem reproduksi wanita.
Untuk itu, penting mengelola pola makan sehat, menjaga hidrasi, serta segera berkonsultasi ke dokter apabila nyeri berlanjut sebagai langkah pencegahan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
