
Ilustrasi orang mudah lupa (8photo/freepik.com)
JawaPos.Com - Pernahkah kamu masuk ke sebuah ruangan lalu lupa kenapa kamu ke sana? Atau mungkin kamu sering merasa yakin telah meletakkan kunci di tempat biasa, tapi saat mencarinya, kunci itu seperti menghilang begitu saja? Jika ya, kamu tidak sendirian.
Banyak orang mengalami kejadian serupa setiap hari. Tapi apa sebenarnya penyebab kita begitu mudah lupa? Apakah ini hanya masalah usia atau ada faktor ilmiah lain yang lebih kompleks?
Melupakan sesuatu sebenarnya adalah bagian normal dari kerja otak manusia. Namun, ketika kelupaan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, ini bisa menjadi pertanda penting yang tidak boleh diabaikan.
Dilansir dari laman Everyday Health, mudah lupa ternyata bisa menjadi ada yang bermasalah dengan tubuh maupun apa yang kamu konsumsi. Simak selengkapnya untuk mengetahui kenapa kamu menjadi mudah lupa di usia muda.
Stres Hingga Depresi
Stres, kecemasan, ADHD, dan depresi memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan memori seseorang, baik dalam hal memori jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut Dr. Constantine Lyketsos, seorang ahli dalam bidang memori dan Alzheimer di Johns Hopkins Medicine, stres atau kecemasan yang berlebihan dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk fokus dan berkonsentrasi.
Stres yang berlangsung dalam jangka panjang atau kronis dapat berkembang menjadi depresi, yang lebih lanjut dapat mempengaruhi fungsi otak, termasuk memori. Pada individu dengan ADHD, gangguan dalam fokus dan pengorganisasian informasi dapat menyebabkan mereka kesulitan dalam mempertahankan informasi jangka pendek ini.
Bagi kamu yang mudah lupa mungkin memperhatikan kondisi mentalmu secara menyeluruh, dan jangan takut untuk melakukan pemeriksaan kepada ahlinya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dengan pengobatan yang tepat, termasuk terapi psikologis dan obat-obatan, memori dan fungsi kognitif penderita depresi dapat membaik seiring waktu.
Gangguan Tidur
Gangguan tidur, seperti insomnia dan sleep apnea, memiliki dampak serius terhadap fungsi kognitif, terutama dalam hal memori. Kurangnya tidur yang berkualitas memicu kelelahan ekstrem, dan ini berujung pada apa yang sering digambarkan sebagai "kabut otak" kondisi di mana seseorang merasa linglung, sulit berkonsentrasi, dan mudah lupa, baik yang baru diperoleh maupun yang sudah tersimpan.
Dr. Constantine Lyketsos menjelaskan bahwa salah satu mekanisme yang menjelaskan dampak sleep apnea terhadap memori adalah terganggunya pasokan oksigen ke otak. Penurunan performa ini menunjukkan bahwa tidur yang terganggu tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga secara langsung merusak kemampuan otak dalam mengolah dan menyimpan informasi.
Oleh karena itu, penting bagi individu yang mengalami gangguan tidur untuk mencari evaluasi medis dan pengobatan yang tepat. Perawatan yang efektif, seperti penggunaan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) untuk sleep apnea atau terapi kognitif untuk insomnia, dapat membantu memperbaiki kualitas tidur dan berpotensi memulihkan fungsi kognitif yang terganggu.
Penggunaan Obat-Obatan
Sering kali, keluhan tentang mudah pelupa atau kesulitan mengingat sesuatu tidak berasal dari kondisi medis yang mendasari, melainkan sebagai efek samping dari obat yang dikonsumsi. Menurut laporan dari AARP (American Association of Retired Persons), berbagai jenis obat dapat mempengaruhi daya ingat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Ini mencakup obat-obatan umum seperti antihistamin, pil tidur yang mengandung difenhidramin (misalnya Benadryl), obat anti-kecemasan, antidepresan, obat anti kejang, obat tekanan darah, penghilang rasa sakit tertentu, statin (obat penurun kolesterol), serta obat diabetes dan Parkinson.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
