Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 03.32 WIB

Kanker Payudara: Apa yang Terjadi di Setiap Stadiumnya?

Ilustrasi pasien kanker. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasien kanker. (Freepik)

JawaPos.com - Kanker payudara adalah kondisi ketika sel-sel di jaringan payudara tumbuh tidak terkendali. Sel ini bisa membentuk benjolan atau tumor dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Kanker ini bisa menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada perempuan. Semakin cepat kanker terdeteksi, semakin besar peluang untuk sembuh.

Setelah seseorang didiagnosis kanker payudara, sebagaimana dilansir dari health.com, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sejauh mana kanker telah berkembang. Pemeriksaan ini bisa berupa pemeriksaan fisik, tes darah, pencitraan seperti X-ray, MRI, CT scan, dan PET scan, serta biopsi untuk melihat sel kanker lebih detail.

Memahami Sistem TNM

Dokter menggunakan sistem TNM untuk mengklasifikasikan kanker.

  • T (Tumor) menunjukkan ukuran tumor.
  • N (Node) menjelaskan apakah kanker menyebar ke kelenjar getah bening.
  • M (Metastasis) menunjukkan apakah kanker sudah menyebar ke organ lain.

Sistem ini juga mempertimbangkan jenis sel kanker, status hormon, dan seberapa agresif sel tersebut tumbuh.

Stadium 0: Belum Menyebar

Pada tahap ini, kanker masih berada di saluran susu dan belum menyebar ke jaringan sekitarnya. Biasanya tidak menimbulkan gejala, dan ditemukan lewat mammogram. Pengobatan bisa berupa operasi kecil dan terapi radiasi. Stadium ini sangat bisa disembuhkan.

Stadium 1: Kanker Mulai Menyebar

Kanker sudah mulai masuk ke jaringan sekitar, namun ukurannya masih kecil (maksimal 2 cm). Bisa saja menyebar ke kelenjar getah bening kecil. Gejalanya bisa berupa benjolan, perubahan bentuk puting, atau cairan yang keluar. Pengobatan utama adalah operasi, mungkin dilanjutkan dengan kemoterapi atau terapi hormon. Tingkat kesembuhan masih sangat tinggi.

Stadium 2: Ukuran Membesar dan Bisa ke Kelenjar Getah Bening

Pada stadium ini, tumor bisa berukuran 2–5 cm dan sudah menyebar ke beberapa kelenjar getah bening. Gejalanya mirip dengan stadium 1, namun bisa lebih terasa. Pengobatan melibatkan operasi, kemoterapi, dan radiasi. Peluang hidup lima tahun mencapai sekitar 93%.

Stadium 3: Penyebaran Lebih Luas

Kanker sudah menyebar lebih banyak, baik ke kulit payudara, dinding dada, maupun banyak kelenjar getah bening. Gejalanya bisa berupa pembengkakan, luka terbuka, gatal, dan kulit berubah. Pengobatan biasanya dimulai dengan kemoterapi untuk mengecilkan tumor, lalu operasi, radiasi, dan terapi lanjutan. Tingkat kelangsungan hidup sekitar 75%.

Stadium 4: Sudah Menyebar ke Organ Lain

Ini adalah tahap paling lanjut. Kanker sudah menyebar ke organ jauh seperti paru-paru, tulang, hati, atau otak. Gejalanya tergantung lokasi penyebaran, misalnya nyeri tulang, sesak napas, atau sakit kepala. Meskipun tidak bisa disembuhkan, pengobatan tetap bisa memperpanjang usia dan meningkatkan kualitas hidup. Peluang hidup lima tahun sekitar 32%.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore