
Ilustrasi keringat berlebih yang dapat memicu munculnya jerawat
JawaPos.com - Istilah hidrasi dan dehidrasi tentu tidak asing bagi masyarakat terutama berkaitan dengan cairan tubuh. Kedua istilah tersebut mengacu pada kondisi kecukupan cairan pada tubuh dan kondisi sebaliknya, kekurangan cairan pada tubuh.
dr. Monica Harvriza Sp. KO sebagai Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga menjelaskan bahwa hampir 70 persen lebih komponen tubuh kita terdiri atas cairan. Makanya, memastikan tubuh untuk selalu terhidrasi dengan baik menjadi sangat penting.
Namun dalam hidrasi tubuh, yang sering dilupakan adalah adanya elektrolit pada cairan tubuh. Ditemui JawaPos.com saat peluncuran Mizone CocoBoost di Jakarta, Rabu (30/4), dr. Monica menjelaskan, tubuh perlu elektrolit karena mereka memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot dan saraf, serta menjaga pH darah tetap stabil.
"Elektrolit membantu dalam berbagai proses fisiologis, seperti transmisi impuls saraf, kontraksi otot, dan menjaga keseimbangan antara cairan dalam dan luar sel," kata dr. Monica.
Manfaat lebih lanjut dari Elektrolit adalah, membantu mengatur jumlah air dalam tubuh dan menjaga keseimbangan antara cairan di dalam dan luar sel, yang penting untuk fungsi organ dan jaringan.
Selain itu, elektrolit juga berfungsi untuk mendukung fungsi saraf dan otot, mereka berperan penting dalam transmisi impuls saraf dan kontraksi otot. Elektrolit juga bertugas untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan menunjang fungsi metabolik, berperan dalam penyerapan nutrisi dan pembuangan zat sisa metabolisme.
Lalu, bagaimana jika tubuh mulai kekurangan elektrolit? Akan ada dampak langsung yang dirasakan oleh seseorang. Mirip seperti dehidrasi atau kehausan, tapi dengan gejala yang sedikit lebih terasa mengganggu.
"Tanda-tanda tubuh kekurangan elektrolit salah satunya adalah kelelahan, rasa haus berlebih. Kemudian pada keringat, biasanya juga akan lebih bau, itu bisa menjadi tanda-tanda tubuh kekurangan elektrolit," dr. Monica menambahkan.
Selain itu, dr. Monica menambahkan, jika tubuh kekurangan elektrolit, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kram otot, kelelahan, atau bahkan aritmia jantung, yang dapat membahayakan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga asupan elektrolit yang cukup melalui makanan dan minuman.
"Hampir setiap kegiatan sehari-hari kita mengeluarkan cairan dalam tubuh kita. Dalam keringat, uap saat pernafasan, itu semua mengurangi kandungan air dalam tubuh dan elektrolit di dalamnya," tegas dr. Monica.
Kemudian, dari mana tubuh bisa mendapatkan asupan elektrolit? Elektrolit tubuh bisa didapatkan dari makanan, minuman, dan suplemen. Beberapa sumber utama elektrolit meliputi natrium (dari garam meja dan makanan olahan), kalium (dari pisang, jeruk, kentang, dan bayam), klorida (dari garam meja), magnesium (dari kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau), kalsium (dari produk susu dan sayuran), fosfat (dari daging, ikan, produk susu, dan kacang-kacangan), dan bikarbonat.
Jika dikonsumsi dalam bentuk cairan atau minuman, elektrolit bisa didapat dari air mineral, jus buah, minuman olahraga, air kelapa dan susu cokelat. Atau jika butuh cepat, bisa dari Mizone CocoBoost yang diklaim kaya akan kandungan elektrolit namun aman dikonsumsi karena rendah gula.
"Diganti dengan apa? Bisa dengan minuman yang mengandung isotonik. Bisa juga dengan makanan yang mengandung elektrolit, tapi kalau ingin lebih cepat ya minum minuman yang mengandung isotonik dan elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh," dr. Monica melanjutkan.
Idealnya, elektrolit yang kita butuhkan dalam setiap liter minuman yang kita konsumsi adalah 800 mg per liter. Dalam kesempatan yang sama, Belinda Gunadi, Beverages Innovation and New Initiatives Danone Indonesia menyebut, kandungan tersebut ada pada sebotol minuman Mizone CocoBoost.
Menurutnya, tidak hanya saat berolahraga berat, tubuh berpotensi kehilangan cairan dan elektrolit dalam aktivitas sehari-hari kita. Makanya, tidak hanya minum biasa, air mineral atau minuman suplemen mengandung isotonik dan elektrolit, keduanya sama pentingnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
