Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 21.58 WIB

Bahaya Mikroplastik dan Nanoplastik dalam Air Minum Kemasan Terungkap dari Studi Terbaru

Ilustrasi minum air kemasan. (Freepik) - Image

Ilustrasi minum air kemasan. (Freepik)

JawaPos.com – Temuan baru menunjukkan bahwa air minum dalam kemasan mengandung partikel plastik berukuran sangat kecil yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter, sedangkan nanoplastik lebih kecil dari 1 mikrometer dan dapat menembus jaringan tubuh manusia.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari Universitas Rutgers dan Universitas Columbia menggunakan metode laser baru untuk mendeteksi partikel plastik dalam air minum kemasan.

Mengetahui kandungan air minum kemasan membantu memahami potensi dampak terhadap kesehatan serta mencari alternatif yang lebih aman.

Berikut adalah bahaya mikroplastik dan nanoplastik dalam air minum kemasan terungkap dari studi terbaru dilansir dari laman Greenmemag oleh JawaPos.com, Selasa (25/3):

1. Kandungan Plastik dalam Air

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 liter air minum kemasan mengandung antara 110.000 hingga 370.000 partikel plastik. Sekitar 90% partikel tersebut berupa nanoplastik yang berukuran sangat kecil dan sulit dideteksi.

Keberadaan partikel ini berisiko masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi rutin. Temuan ini mengungkap jumlah yang jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya.

2. Resiko bagi Kesehatan

NanoPlastik memiliki ukuran yang memungkinkan partikel tersebut melewati sawar darah-otak dan plasenta. Beberapa zat kimia yang terkandung dalam plastik diketahui dapat mengganggu sistem hormon dalam tubuh.

Partikel plastik juga dapat menjadi tempat bagi mikroba yang berpotensi menyebabkan infeksi. Hingga kini, penelitian masih berlangsung untuk memahami dampak jangka panjangnya.

3. Penyebab Kontaminasi Plastik

Botol air minum berbahan polyethylene terephthalate (PET) dapat melepaskan partikel plastik ke dalam air. Proses produksi, penyimpanan, serta paparan panas dapat meningkatkan pelepasan partikel mikroplastik.

Lama penyimpanan dalam botol plastik juga dapat memperburuk kontaminasi plastik dalam air. Faktor-faktor ini menjadikan air minum kemasan sebagai sumber utama paparan nanoplastik.

4. Dampak Lingkungan yang Serius

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore