
Ilustrasi telur dan makanan sehat. (Freepik)
JawaPos.com–Telur adalah satu di antara bahan makanan yang penuh kontroversi selama beberapa dekade. Mitos yang beredar luas menyebutkan bahwa telur meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Namun, pandangan ini mulai berubah seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian terbaru. Pedoman diet tahun 2015 di Amerika Serikat bahkan menghapus batasan konsumsi telur harian.
Kolesterol dalam Telur Tidak Berbahaya
Telur memang mengandung kolesterol, tetapi bukan berarti kolesterol tersebut otomatis menjadi jahat. Kolesterol dalam telur adalah kolesterol makanan, yang berbeda dengan kolesterol darah.
Penelitian menunjukkan bahwa kolesterol makanan memiliki pengaruh minimal terhadap kadar kolesterol darah pada kebanyakan orang. Justru, tubuh kita memproduksi kolesterol sendiri, dan produksi ini lebih dipengaruhi oleh lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan.
Telur mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, membatasi konsumsi telur karena takut kolesterol justru merugikan tubuh.
Studi Terbaru Ungkap Kesalahan Persepsi Masyarakat
Sebuah studi baru-baru ini mengungkap bahwa kesalahpahaman tentang telur masih berakar kuat di masyarakat. Banyak orang masih membatasi konsumsi telur karena khawatir akan kolesterol.
Studi tersebut menemukan bahwa rata-rata konsumsi telur mingguan meningkat menjadi 3,4 butir. Angka ini mirip dengan konsumsi telur pada tahun 1972-74, dikutip dari medicalnewstoday.com, Senin (17/2).
Namun, studi tersebut juga mencatat bahwa 22,1 persen responden masih membatasi konsumsi telur. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi lebih lanjut tentang manfaat telur masih sangat dibutuhkan.
Manfaat Telur bagi Kesehatan Jantung
Telur justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan benar. Kandungan nutrisi dalam telur, seperti asam lemak omega-3 dan antioksidan, dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Selain itu, telur juga mengandung protein berkualitas tinggi yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Protein juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol berat badan.
Telur juga kaya akan vitamin D, vitamin B12, dan kolin, nutrisi penting untuk fungsi otak dan sistem saraf. Kolin, khususnya, sangat penting untuk perkembangan otak janin dan bayi.
Cara Konsumsi Telur yang Sehat

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
