Ilustrasi seseorang sedang tersedak (freepik/rawpixel.com)
JawaPos.Com- Heimlich Manuver atau manuver heimlich dapat dilakukan sebagai upaya penanganan darurat untuk menolong orang yang tersedak. Prosedur ini pertama kali diperkenalkan oleh dr. Henry Heimlich pada tahun 1974.
Makan sambil berbicara atau terburu-buru dapat menyebabkan tersedak, yang membuat sulit bernapas karena kurang oksigen. Jika tidak segera ditangani, tersedak bisa berakibat fatal. Namun, Heimlich maneuver dapat membantu mengeluarkan benda yang menyebabkannya dan membuka jalan napas, sehingga nyawa bisa diselamatkan. Tersedak sering terjadi pada orang dewasa saat makan cepat. Penting untuk memberi pertolongan pertama agar kondisi tidak memburuk.
Seseorang bisa tersedak saat cairan, benda padat, atau makanan tersangkut di tenggorokan, dan menyumbat saluran napas. Hampir semua orang pernah mengalami ini, dan biasanya kondisi ini tidak lama karena refleks batuk. Namun, tersedak yang dibiarkan bisa berbahaya. Ada pertolongan pertama yang efektif untuk membantu tersedak.
Dilansir dari laman hellosehat.com, berikut beberapa cara yang aman dan mencegah dampak berbahaya ketika seseorang mengalami tersedak, yakni:
Tetap tenang saat tersedak adalah langkah pertama yang penting. Tersedak ditandai dengan rasa mengganjal di tenggorokan, yang membuat seseorang terbatuk-batuk dan sulit bernapas. Jika Anda atau orang lain tersedak, penting untuk tidak panik dan tetap tenang. Bereaksi dengan panik dapat memperparah keadaan. Hindari langsung minum air atau menelan apa pun yang tersangkut karena dapat membuat benda masuk lebih dalam. Yang perlu dilakukan adalah mengeluarkan makanan atau benda asing dari tenggorokan.
Jika refleks batuk muncul, maksimalkan dengan batuk sekuat tenaga. Jika Anda masih bisa batuk dan berbicara, ini menunjukkan tenggorokan tidak tersumbat sepenuhnya. Meskipun begitu, rasa mengganjal bisa mengganggu pernapasan. Cobalah untuk tertawa kencang, karena ini dapat membantu mendorong benda yang menyumbat naik ke mulut.
Jika membantu orang lain yang tersedak, menepuk punggungnya bisa menjadi cara yang efektif. Mintalah orang yang tersedak untuk mencondongkan badannya ke depan. Tepuk punggungnya dengan kuat menggunakan kepalan tangan sekitar lima kali.
Menggunakan teknik manuver Heimlich adalah cara pertolongan pertama yang utama. Berdirilah di belakang orang tersebut dan tekan bagian atas perutnya. Lingkarkan kedua lengan di pinggangnya dan kepalkan tangan, dorong di antara pusar dan tulang rusuk dengan kuat sebanyak lima kali.
Jika Anda tersedak sendirian, cobalah teknik ini dalam posisi duduk dengan bersandar pada kursi agar tekanan lebih kuat.
Jika benda asing sulit dikeluarkan dan pernapasan semakin terganggu, segera telepon nomor darurat. Hubungi 118 dan 119 untuk mendapatkan bantuan medis. Mencari bantuan medis tetap penting meskipun benda sudah berhasil dikeluarkan. Jika tersedak parah dan menyebabkan henti napas, baringkan pasien dan miringkan kepalanya untuk membuka saluran pernapasan. Berikan napas buatan dan lakukan CPR dengan menekan dada sebanyak 30 kali. Penanganan yang cepat diperlukan untuk mencegah komplikasi serius akibat tersedak.
Seperti yang telah dijelaskan diatas, ada salah satu teknik yang dapat menyelamatkan seseorang dari tersedak yakni teknik heimlich maneuver. Heimlich maneuver perlu dilakukan pada orang tersedak yang menunjukkan ciri-ciri, seperti sulit bernapas atau berbicara, posisi tangan memegang leher, dan tidak bisa batuk untuk mengeluarkan benda yang menyangkut di tenggorokan.
Dilansir dari laman alodokter.com, Berikut ini adalah cara melakukan Heimlich maneuver berdasarkan usia dan kondisi orang yang tersedak:
- Untuk orang dewasa dan anak-anak
Untuk menolong orang dewasa atau anak-anak berusia di atas 1 tahun yang tersedak, melakukan Heimlich maneuver dengan langkah berikut: Bantu orang yang tersedak untuk berdiri dan posisi tubuh Anda di belakangnya. Jika yang tersedak adalah anak-anak, berlututlah di belakangnya, kemudian bungkukkan tubuhnya dan pukul punggungnya dengan telapak tangan sebanyak 5 kali.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
