
Ilustrasi penderita anemia. (Diana.grytsku/Freepik).
JawaPos.com – Hemoglobin adalah protein kaya zat besi dalam sel darah yang bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Keberadaan hemoglobin inilah yang memberikan warna merah pada sel darah (eritrosit).
Mempertahankan kadar hemoglobin normal dalam darah Anda sangat penting agar tubuh berfungsi dengan baik, yaitu 13,5–17,5 g/dL untuk pria dewasa dan 12,0–15,5 g/dL untuk wanita dewasa.
Meski setiap laboratorium dapat memiliki rentang nilai kadar hemoglobin normal yang berbeda-beda, tetapi biasanya angkanya tidak berjauhan.
Jika kadar hemoglobin menurun secara signifikan, kondisi tersebut dapat didiagnosis sebagai anemia. Ini bisa menyebabkan kelelahan, sakit kepala, sesak napas, pusing, nafsu makan yang buruk, hingga detak jantung yang cepat.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertahankan kadar hemoglobin di tingkat normal.
Lantas, cara apa saja yang bisa membantu untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah? Seperti dilansir dari NDTV, berikut sembilan cara alami yang mudah Anda lakukan untuk mencegah anemia.
Salah satu penyebab anemia adalah kekurangan zat besi dalam tubuh, yang merupakan komponen penting dalam memproduksi hemoglobin. Untuk mencegah dan mengatasi anemia, mengonsumsi makanan penambah darah sangat penting.
Adapun, makanan kaya zat besi di antaranya adalah bayam, kubis, kale, bit, tahu, asparagus, hati ayam, telur, tiram, aprikot, semangka, plum, kurma, kacang polong, kismis, stroberi, daging, biji wijen, pepaya, brokoli, dan kiwi.
Vitamin C esensial untuk meningkatkan penyerapan zat besi, yang juga berperan dalam memperbanyak pembentukan hemoglobin. Jika tubuh kekurangan vitamin C, Anda akan berisiko mengalami anemia defisiensi vitamin C.
Orang dewasa setidaknya memerlukan 75 mg vitamin C dalam sehari untuk menjaga kesehatan sel darah. Oleh karena itu, penuhilah kebutuhan nutrisi ini dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, seperti paprika, jeruk, lemon, stroberi, tomat, brokoli, serta kiwi.
Asam folat atau vitamin B9 diperlukan untuk membantu memperbanyak pembentukan sel darah merah. Selain itu, nutrisi ini juga mampu mengoptimalkan fungsi hemoglobin dan mengatasi kerusakannya.
Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dari banyak makanan, seperti daging sapi, bayam, kecambah, kacang tanah, pisang, hati ayam, alpukat, kacang merah, selada, pepaya, telur, serta jeruk.
Buah apel dan delima kaya akan zat besi dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Anda bisa mengonsumsi satu buah apel atau delima sehari atau minum jus apel dan delima dua kali sehari. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan perasan lemon untuk manfaat ekstra.
Jelatang merupakan jenis rempah yang memiliki banyak kandungan nutrisi, seperti vitamin B, zat besi, dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
