
Minum Cuka Apel Sebelum Makan Ala Jepang. (Ron Lach / Pexels)
JawaPos.com - Tahukah kamu, bahwa orang Jepang diketahui gemar meminum cuka sebelum makan. Mereka meyakini bahwa cuka memiliki banyak manfaat.
Bebarapa manfaat tersebut, disebutkan mampu menjaga kesehatan pencernaan, hingga membuat kulit berseri.
Tapi apakah ini hanya sebatas kepercayaan budaya, atau memang fakta?
Ternyata kebiasaan orang Jepang satu ini memang benar-benar membawa dampak positif bagi tubuh.
Hal tersebut dibenarkan oleh Akshita Reddy, ahli gizi senior Rumah Sakit Athreya, sebagaimana dilansir dari Indian Express.
Selengkapnya, berikut beberapa manfaat dari minum cuka sebelum makan.
1. Pencernaan
Askhita Reddy mengatakan bahwa cuka sari apel mengandung asam asetat. Kandungan ini lah yang mampu membuat produksi enzim pencernaan meningkat.
Alhasil, proses pemecahan makanan pun jadi lebih efektif dan pencernaan lancar.
2. Mengatur Kadar Gula
Keterangan bahwa minum cuka sebelum makan dapat mengatur kadar gula darah diungkapkan oleh ahli gizi bernama Ipsita Chakraborty. Manfaat ini juga didapat berkat kandungan asam asetat.
"Studi menunjukan bahwa asam asetat dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi lonjakan gula darah setelah makan," ujarnya dikutip dari Indian Express (09/01/25).
3. Pembakaran Lemak
Chakraborty mengungkap, beberapa penelitian menunjukan adanya pengaruh asam asetat terhadap meningkatkan pembakaran dan mengurangi penyimpanan lemak.
Berkat efek tersebut, kemungkinan terjadinya penurunan berat badan dan metabolisme meningkat.
4. Kesehatan Jantung
Alasan dikaitkannya cuka dengan peningkatan kesehatan jantung karena dianggap mampu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol, trigliserida.
"Asam asetat dan antioksidan dalam cuka membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Keduanya adalah faktor risiko penyakit kardiovaskular," ucap Chakraborty.
Meski begitu, konsumsi cuma terkait kesehatan jantung ini perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.
5. Kesehatan Kulit
Apabila pH seimbang, masalah kulit seperti iritasi, jerawat, dan kering akan berkurang. Disinilah peran asam asetat dalam cuka apel sebagai penyeimbang kadar pH.
Di samping itu, cuka yang terbuat dari buah seperti apel mengandung antioksidan seperti polifenol. Senyawa ini dapat menghalau penyebab kerusakan sel maupun memperlambat penuaan karena punya fungsi menetralkan radikal bebas.
Risiko Meminum Cuka Sebelum Makan
Walaupun meminum cuka apel sebelum makan punya segudang manfaat, ternyata tetap ada risiko yang patut diwaspadai. Terlebih jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, perhatikan dulu penjelasan berikut
1. Masalah Gastrointestinal
Ada risiko terjadinya masalah pada gastrointestinal apabila mengonsumsi cuka saat perut kosong. Hal ini berpotensi menimbulkan nyeri ulu hati atau bahkan memperburuk gejala gastritis.
2. Erosi Email Gigi
Meminum cuka disarankan untuk dicampur dengan air, bukan langsung disantap begitu saja. Salah satu risiko apabila diminum dalam bentuk murni atau langsung dan dikonsumsi secara teratur, ini dapat mengikis email gigi.
3. Masalah Kesehatan Tulang
Masalah ini muncul apabila mengkonsumsi cuka secara berlebihan. Peeilaku ini bisa menyebabkan kadar kalium dalam tubuh menurun.
Kebiasaan orang Jepang dalam minum cuka sebelum makan memiliki manfaat dan juga risiko tersendiri. Agar tidak salah langkah, ada baiknya berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu apabila ingin memasukan cuka ke dalam menu harian.
***

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
