
Ilustrasi makanan yang dihindari ibu hamil. (freepik.com)
JawaPos.com - Selama kehamilan, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari, terutama yang berisiko mengakibatkan infeksi, seperti daging atau ikan yang kurang matang atau mentah. Selain itu, kamu juga disarankan supaya membatasi konsumsi kafein dan makanan olahan.
Penting untuk menjaga pola makan yang baik selama kehamilan, guna memastikan kamu dan bayi memperoleh nutrisi yang cukup. Ini mungkin berarti kamu harus menghindari beberapa makanan favorit, seperti sushi, kopi, atau steak yang dimasak setengah matang.
Beruntungnya, masih banyak pilihan makanan sehat yang bisa dinikmati selama kehamilan agar mendukung kesehatanmu dan perkembangan bayi. Mengutip healthline.com, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari ibu hamil supaya tidak berdampak buruk bagi kehamilan.
1. Ikan setengah matang atau mentah
Ikan mentah, terutama kerang, berisiko tinggi mengandung bakteri atau parasit berbahaya seperti norovirus, Vibrio, Salmonella, dan Listeria. Ikan mentah dapat terkontaminasi selama proses penanganan, penyimpanan, atau pemrosesan, termasuk ketika pengasapan atau pengeringan.
Infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme ini dapat menyebabkan dehidrasi dan kelemahan pada orang dewasa, dan beberapa jenis infeksi bahkan bisa menular melalui plasenta ke bayimu, meskipun kamu tidak menunjukkan gejala.
Infeksi ini berpotensi meningkatkan risiko kelahiran prematur, keguguran, lahir mati, dan masalah kesehatan serius lainnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). CDC juga menyatakan bahwa risiko terinfeksi Listeria bisa hingga 10 kali lebih tinggi selama kehamilan dibandingkan pada waktu lain.
2. Daging setengah matang atau mentah
Mengonsumsi daging yang kurang matang atau mentah dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri atau parasit, seperti Toksoplasma, E. coli, Listeria, dan Salmonella yang berbahaya bagi kesehatanmu dan bayi. Sebagian besar bakteri berada di permukaan daging utuh, namun beberapa juga bisa berada di dalam serat otot.
Beberapa potongan daging utuh, seperti tenderloin atau ribeye dari sapi, domba, atau sapi muda, bisa aman apabila dimasak dengan benar. Namun, daging harus tetap utuh dan bagian luar matang sempurna. Selama kehamilan, hindari daging yang kurang matang. Daging cincang, roti daging, burger, daging babi, dan unggas harus selalu dimasak sepenuhnya.
3. Daging olahan dan deli meat
Hot dog, daging makan siang, pepperoni, dan daging deli berisiko terkontaminasi bakteri selama pemrosesan. Daging yang diawetkan belum dimasak dan dapat mengandung bakteri atau parasit. Selain itu, daging olahan sering tinggi natrium dan lemak jahat. Sebaiknya hindari daging deli dan pastikan daging olahan, seperti sosis, dimasak matang.
4. Telur mentah
Telur mentah punya potensi terkontaminasi bakteri Salmonella yng bisa memicu infeksi yang cukup serius. Infeksi Salmonella umumnya ditandai dengan gejala seperti demam, mual, muntah, kram perut, dan diare. Infeksi ini juga dapat memengaruhi kehamilan, karena bisa mengakibatkan kontraksi pada rahim.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
