
Ilustrasi Vitamin C (Natali Yakovleva/pexels.com)
JawaPos.com - Vitamin C merupakan nutrisi esensial yang banyak ditemukan dalam berbagai buah dan sayuran.
Memastikan asupan vitamin C dengan kadar cukup, sangat penting dalam menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, vitamin C juga mempunyai peran dalam penyembuhan luka, menjaga kekuatan tulang, dan meningkatkan fungsi otak.
Menariknya, beberapa orang percaya bahwa suplemen vitamin C memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan vitamin C yang diperoleh dari makanan.
Salah satu alasan utama orang mengonsumsi suplemen vitamin C adalah keyakinan bahwa suplemen tersebut bisa membantu mencegah flu biasa.
Sayangnya, banyak suplemen mengandung vitamin dalam dosis yang sangat tinggi, di mana dalam beberapa kasus dapat mengakibatkan efek samping yang tidak diinginkan.
Dikutip dari healthline.com, berikut ini beberapa dampak konsumsi vitamin C berlebihan yang perlu diketahui agar tidak berefek buruk bagi kesehatan tubuh.
Vitamin C larut dalam air dan tidak disimpan dalam tubuh
Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, vitamin yang larut dalam air tidak dapat disimpan oleh tubuh. Vitamin C yang kamu konsumsi akan diangkut ke jaringan melalui cairan tubuh, dan kelebihannya akan dikeluarkan lewat urin.
Karena tubuh tidak menyimpan atau memproduksi vitamin C sendiri, penting guna mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin ini setiap hari. Walaupun dosis tinggi, vitamin C tidak dikenal sebagai racun atau penyebab efek samping serius, efek samping yang paling umum termasuk diare, mual, kram perut, dan masalah pencernaan lainnya.
Apabila kamu mengonsumsi vitamin C dengan dosis yang lebih tinggi dari biasanya, tubuh mungkin kesulitan untuk memprosesnya dan bisa mengakibatkan efek negatif. Perlu dicatat bahwa suplemen vitamin C biasanya tidak diperlukan.
kebanyakan orang dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan vitamin ini melalui makanan segar, terutama buah-buahan dan sayuran. Umumnya, efek samping tersebut tidak terjadi akibat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, melainkan hanya dari suplemen vitamin C dalam dosis tinggi.
Kamu mungkin mengalami gejala pencernaan jika mengonsumsi lebih dari 2.000 miligram (mg) sekaligus. Sehingga, batas Asupan Tertinggi yang dapat ditoleransi (UL) ditetapkan pada 2.000 mg per hari. Gejala pencernaan yang paling umum akibat asupan vitamin C berlebihan adalah diare dan mual.
Meskipun ada laporan bahwa asupan berlebihan bisa menyebabkan refluks asam, bukti ilmiah yang mendukung hal ini masih terbatas. Jika mengalami masalah pencernaan akibat mengonsumsi terlalu banyak vitamin C, cukup kurangi dosis suplemen kamu atau hindari suplemen vitamin C sepenuhnya.
Vitamin C dapat menyebabkan penumpukan zat besi dalam tubuh

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
