
Tomat hijau memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. (Freepik)
JawaPos.com - Ketika pergi ke pasar tradisional, terkadang bertemu dengan penjual-penjual tomat yang masih hijau atau belum matang benar tapi sudah siap makan. Walaupun berbeda penampilan dan rasanya dari tomat yang sudah merah, tomat hijau masih dapat kita makan dan masih memiliki khasiatnya sendiri.
Dilansir dari Nutrivore, walaupun dalam dunia kuliner dianggap sebagai sayur, secara saintifik tomat adalah bagian dari buah beri, dan bagian dari keluarga Solanaceae atau ‘nightshade’.
Tomat hijau dapat merupakan tomat yang belum matang atau tomat sejenis heirloom yang dapat mempertahankan warna hijaunya walaupun sudah matang. Tapi rasanya lebih masam daripada yang berwarna merah.
Dilansir dari laman Divisi Agrikultur Universitas Arkansas, tomat hijau yang sudah siap makan merupakan sumber vitamin A, C, dan potasium yang baik. Mereka juga mengandung zat besi, kalsium, serat, magnesium, dan mineral lainnya.
Dalam satu cangkir tomat hijau terdapat 41 kalori, 9 gram karbohidrat, 2 gram serat, 7 gram gula, dan 2 gram protein. Selain itu tomat hijau juga mengandung polyphenol, vitamin B7, B5, dan tembaga yang tinggi.
Sumber vitamin C yang baik
Tomat hijau dapat memenuhi 47 persen kebutuhan vitamin C per harinya. Vitamin ini juga memiliki manfaat sebagai antioksidan, dimana berguna untuk melawan radikal bebas.
Antioksidan juga bermanfaat untuk membantu enzim bekerja, sehingga bermanfaat untuk produksi kolagen, yang berguna untuk tulang, persendian, gigi, darah, kulit dan mata.
Konsumsi vitamin C yang tinggi juga dapat mengurangi resiko penyakit jantung, beberapa jenis kanker, diabetes tipe 2, katarak, dan lain-lain. Selain itu, dapat mengurangi stres dan kecemasan.
Tinggi akan vitamin B7
Dalam satu cangkir tomat hijau mengandung 24 persen kebutuhan vitamin B7 yang penting untuk metabolisme kita. Vitamin B7 dapat mendorong kinerja enzim, saraf, dan organ-organ lainnya. Serta dengan vitamin B7 yang cukup, kuku kita dan rambut kita juga akan lebih sehat.
Vitamin ini juga disarankan untuk para ibu hamil, karena dapat mengurangi resiko kelahiran prematur dan cacat lahir.
Kaya akan polyphenol
Polyphenol berguna untuk melindungi kita dari kanker, penyakit jantung, diabetes, asma, osteoporosis, penyakit neurodegeneratif, dan penyakit lainnya yang terkait stres oksidasi karena manfaatnya sebagai antioksidan.
Terdapat penelitian pula dimana polyphenol dapat memperlambat penuaan dan infeksi pada tubuh. Sebagai antioksidan, polyphenol juga berguna untuk mendorong sistem imunitas agar kita terlindung dari penyakit kronis dan akut.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
