
Ilustrasi sakit jantung.
JawaPos.com - Saat ini, banyak orang yang menghabiskan waktu lebih dari 8 jam sehari untuk bekerja. Tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali membuat kamu merasa harus terus produktif dan mengabaikan kesejahteraan diri sendiri.
Namun, bekerja terlalu keras dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, terutama kesehatan jantung. Hal ini karena beberapa kebiasaan yang kita lakukan saat sedang overworking.
Dilansir dari laman Health Shots pada Sabtu (12/10) berikut adalah beberapa alasan mengapa kerja berlebihan bisa merusak kesehatan jantungmu.
1. Makan Terburu-buru
Ketika kamu terus-menerus bekerja dan tidak punya waktu untuk makan dengan tenang, kemungkinan besar kamu akan mengonsumsi makanan cepat saji yang kurang sehat.
Makanan seperti ini biasanya tinggi lemak jenuh, gula, dan garam yang berlebihan. Kebiasaan makan yang buruk dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan obesitas, yang semuanya dapat memicu penyakit jantung.
2. Gaya Hidup Sedentari
Saat kamu duduk di depan komputer atau berada di meja kerja selama berjam-jam tanpa bergerak, tubuhmu menjadi kurang aktif.
Gaya hidup sedentari dapat menyebabkan penumpukan lemak di sekitar organ, yang dikenal sebagai lemak viseral, dan ini sangat berbahaya bagi kesehatan jantung.
Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mengelola kadar gula darah dan tekanan darah, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.
3. Kebiasaan Tidur yang Buruk
Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas adalah salah satu efek dari bekerja berlebihan. Pekerjaan yang menumpuk sering kali membuat kamu terjaga hingga larut malam, atau bahkan membawa pekerjaan ke tempat tidur.
Tidur yang tidak cukup dapat menyebabkan stres, meningkatkan tekanan darah, dan memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, yang semuanya berkontribusi pada masalah jantung.
4. Kurang Waktu untuk Bersantai
Bekerja tanpa henti membuat kamu kurang waktu untuk melepaskan diri dari tekanan dan stres. Padahal, beristirahat dan bersantai sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.
Ketika kamu tidak memiliki waktu untuk "mematikan" otak dari pekerjaan, stres akan terus menumpuk, dan ini bisa memicu peradangan serta meningkatkan risiko penyakit jantung.
5. Kebiasaan Buruk Muncul
Bekerja berlebihan sering kali membuat kamu cenderung mengadopsi kebiasaan yang buruk, seperti merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, atau makan makanan manis sebagai pelampiasan stres.
Kebiasaan-kebiasaan ini dapat berdampak langsung pada kesehatan jantungmu. Merokok, misalnya, mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyumbatan arteri, yang merupakan penyebab utama penyakit jantung.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
