Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Oktober 2024 | 03.01 WIB

Benarkah Konsumsi Gula Bukan Jadi Penyebab Utama Diabetes? Begini Kata Ahli

Ilustrasi gula pasir. - Image

Ilustrasi gula pasir.

JawaPos.com - Diabetes terjadi ketika tubuh tidak secara efektif mengatur kadar gula darah. Hal ini dapat terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi insulin yang cukup.

Insulin adalah hormon yang memindahkan gula dari aliran darah dan masuk ke dalam sel. Jika tubuh tidak memproduksi cukup insulin atau menjadi resisten terhadap insulin, kadar gula darah dapat mengalami peningkatan tinggi

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko diabetes dan penyakit lainnya seperti jantung, kerusakan saraf, dan kerusakan ginjal, sehingga sangat penting untuk menjaganya tetap terkendali.

Apakah konsumsi gula dapat menyebabkan diabetes?

Dilansir dari berbagai sumber begini penjelasannya. Terdapat dua jenis diabetes yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Gula tidak menyebabkan diabetes tipe 1, dan juga bukan disebabkan oleh gaya hidup. Penyebab dari diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem imun menyerang pankreas, merusak kemampuannya untuk memproduksi insulin

Sementara diabetes tipe 2, jawabannya sedikit lebih kompleks. Gula tidak secara langsung menyebabkan diabetes tipe 2.

Meskipun begitu, bukan berarti dapat langsung menyimpulkan jika makan gula terus-menerus aman.

Karena faktor utama diabetes tipe 2 adalah kelebihan berat badan. Berat badan bertambah jika mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang dibutuhkan tubuh, dan makanan serta minuman manis mengandung banyak kalori.

Berdasarkan riset yang dilakukan National Library of Medicine gula memang bukan menjadi faktor utama, tapi ia berperan dalam meningkatkan risiko obesitas.

Secara rutin mengonsumsi minuman kaleng berpemanis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Untuk mengurangi dampak buruk dari konsumsi gula yang tinggi, para ahli merekomendasikan agar tidak lebih dari 10% dari total kalori harian Anda berasal dari gula tambahan.

Bagaimana dengan Gula Alami?

Dilansir Healthline gula alami ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Gula alami dikombinasikan dengan serat, air, dan nutrisi lainnya, gula alami dicerna lebih lambat dan kecil kemungkinannya untuk meningkatkan gula darah.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore