Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 21.37 WIB

Waspada! Ini 10 Penyakit yang Menyebabkan Orang Meninggal Terbanyak di Dunia, Ketahui Penyebabnya

Ilustrasi Orang Sakit (RDNE Stock project/pexels.com) - Image

Ilustrasi Orang Sakit (RDNE Stock project/pexels.com)

JawaPos.com - Sepuluh penyebab kematian utama berdasakan penyakit atau virus, ikut berkontribusi terhadap 39 juta kematian, yang setara dengan 57% dari total 68 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2021.

Penyebab kematian global teratas, yang diurutkan berdasarkan jumlah total jiwa hilang, dapat dibagi menjadi dua kategori besar, yakni kardiovaskular serta pernapasan. Sementara itu, COVID-19 muncul sebagai penyebab kematian kedua terbanyak di seluruh dunia.

Secara umum, penyebab kematian dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok, yaitu penyakit menular yang meliputi infeksi, parasit, serta kondisi terkait ibu, perinatal, dan gizi, serta penyakit tidak menular, dan cedera.

Melansir dari situs WHO, berikut ini deretan penyakit yang bisa menyebabkan orang meninggal terbanyak di dunia.

1. Penyakit Jantung Iskemik

Penyakit jantung iskemik merupakan penyebab kematian terbesar di dunia, yang menyumbang sekitar 13% dari total kematian secara global. Sejak tahun 2000, penyakit ini telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah kematian.

Secara spesifik, jumlah kematian akibat penyakit jantung iskemik meningkat sebanyak 2,7 juta, mencapai total 9,1 juta kematian pada tahun 2021. Kenaikan angka ini mencerminkan dampak serius dari kondisi ini terhadap kesehatan masyarakat di seluruh dunia, dan menyoroti perlunya upaya yang lebih besar dalam pencegahan serta pengelolaan faktor risiko yang terkait dengan penyakit jantung.

Dengan meningkatnya prevalensi penyakit ini, penting bagi kita dalam memahami penyebab dan langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit jantung iskemik di masa mendatang.

2. COVID-19

Sebagai penyebab kematian yang relatif baru, COVID-19 telah membawa dampak yang sangat besar terhadap angka kematian global. Pada tahun 2021, penyakit ini secara langsung menyebabkan sekitar 8,8 juta kematian di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang ditimbulkan oleh virus ini terhadap kesehatan masyarakat. 

Dengan jumlah kematian yang begitu besar, COVID-19 tidak hanya berdampak langsung pada individu yang terinfeksi, tetapi juga mengubah lanskap penyebab kematian utama lainnya. Akibatnya, penyakit ini telah menggeser posisi penyebab kematian utama lainnya satu peringkat ke bawah.

Ini mencerminkan pergeseran dramatis dalam prioritas kesehatan global dan menyoroti perlunya perhatian yang lebih besar terhadap penyakit menular serta pentingnya respons kesehatan masyarakat yang cepat dan efektif dalam menghadapi krisis kesehatan semacam ini.

3. Stroke

Pada tahun 2021, kita menyaksikan perubahan yang cukup signifikan dalam urutan penyebab kematian jika dibandingkan dengan data dari tahun 2019. Di tahun 2019, stroke berada di peringkat kedua sebagai penyebab kematian tertinggi.

Dalam perkembangan terbaru, stroke kini memiliki peranan yang sedikit berbeda. Saat ini, stroke menyumbang sekitar 10% dari total kematian yang terjadi di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun stroke tetap menjadi salah satu penyebab kematian utama, posisinya dalam hierarki penyebab kematian telah mengalami perubahan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore