Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 September 2024 | 21.40 WIB

Cerita Para eks Pasien Jantung yang Sudah Sembuh di Siloam Hospital, Sampaikan Terima Kasih dan Beri Penghargaan ke Dokter yang Menangani

Dalam rangka menjelang Hari Jantung Dunia yang pada 29 September mendatang, Siloam Hospital Lipo Village mengadakan gathering bersama 45 eks pasien jantung yang sudah sembuh. (Royyan/ JawaPos.com) - Image

Dalam rangka menjelang Hari Jantung Dunia yang pada 29 September mendatang, Siloam Hospital Lipo Village mengadakan gathering bersama 45 eks pasien jantung yang sudah sembuh. (Royyan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Dalam rangka menjelang Hari Jantung Dunia yang pada 29 September mendatang, Siloam Hospital Lipo Village mengadakan gathering bersama 45 pasien jantung yang sudah sembuh setelah penanganan di Siloam Hospital sejak beberapa tahun lalu.

Dalam kegiatan yang bertemakan "Heart to Heart" ini, para pasien yang pernah menjalani perwatan jantung di Siloam Hospital sejak 21 tahun lalu hingga yang terbaru turut hadir. Mereka bercerita keadaannya pasca-penanganan.

Ada pasien yang pernah mengalami sumbatan jantung total kemudian dioperasi di Siloam dan kini sudah sehat kembali. Ada juga yang pernah mengalami penyakit jantung sekaligus stroke, tetapi setelah penanganan di Siloam akhirnya kini sudah pulih kembali.

Para pasien dari berbagai daerah di Indonesia itu bercerita sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada para dokter di Siloam Hospital Lipo Village yang telah membantu mengatasi penyakitnya.

Rasa terima kasih itu pun diejawantahkan melalui pemberian penghargaan kepada para dokter yang saat itu membantu menangani para pasien dengan masalah jantung tersebut.

CEO Siloam Hospitals Lippo Village Jennifer Hendra mengatakan, kegiatan gathering "Heart to Heart" ini memang sengaja diadakan agar para pasien dapat kembali reuni dengan para dokter dan perawat yang pernah menanganinya.

"Jadi kita adakan acara ini khususnya bagi pasien-pasien yang sudah pernah dirawat di sini. Untuk mereka bisa saling ketemu kembali ya, kembali ketemu dengan para dokter yang pernah menangani mereka dan juga para perawat," ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/9).

"Dan sekaligus untuk bisa memberikan apresiasi kepada para dokter, para perawat yang pernah melakukan perawatan untuk mereka," sambung Jennifer.

Dengan kegiatan gathering ini, ia mengatakan bahwa antar-pasien juga dapat berkenalan satu sama lain sembari saling memberi semangat untuk terus hidup sehat.

"Pasca bedah jantung mungkin tidak mudah, tapi mereka bisa saling memberikan semangat kembali," ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Jennifer berharap bahwa kehadiran dan testimoni dari para pasien penyakit jantung ini bisa menjadi motivasi agar para pasien lainnya tak takut terhadap penanganan masalah jantun.

"Karena operasi jantung itu bukan sesuatu yang simpel, banyak dari pasien itu yang sebenarnya untuk mau maju itu banyak ketakutan. Banyak sekali ketakutan sehingga maju-mundur," tuturnya.

"Nah mereka-mereka ini yang sudah mengalami, sudah tahu benefitnya, sudah merasakan. Kita berharap dari mereka ini bisa saling menyemangati, mensupport, memberikan testimoni bahwa tidak seseram itu (penanganan jantung). Dan mereka bisa juga memberikan testimoni apa yang mereka rasakan saat ini, ?mereka bisa lebih sehat, mereka bisa kembali aktivitas normal, jauh lebih baik dari apa yang mereka rasakan sebelumnya," pungkas Jennifer.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore