Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Agustus 2024 | 04.59 WIB

Jantung Anda Bermasalah dan Kerap Sakit di Saluran Pencernaan, Segera Konsumsi Kedondong

Ilustrasi buah kedondong bermanfaat untuk kesehatan. (Pixabay) - Image

Ilustrasi buah kedondong bermanfaat untuk kesehatan. (Pixabay)

JawaPos.com–Kedondong adalah buah yang masih satu keluarga dengan mangga. Bahkan buah yang satu ini juga kerap disebut sebagai umbi mangga. Namun, rasa dan teksturnya berbeda dengan buah mangga.

Tekstur kedondong cenderung keras dan bercita rasa manis-asam. Meski begitu, tak sedikit orang yang menyukai buah ini.

Sebagaimana dilansir dari Halodoc, di balik rasanya yang unik, buah ini juga memiliki segudang manfaat kesehatan. Yuk, simak penjelasan berikut!

Berikut kandungan nutrisi dari 100 gram buah kedondong melansir dari Fat Secret. Total lemak 0,27 gram, lemak jenuh 0,08 gram, lemak tak jenuh ganda 0,093 gram, total karbohidrat 10 gram, lemak tak jenuh tunggal 0,039 gram, natrium 3 miligram, serat makanan 2,2 gram, gula 5,95 gram, protein 0,88 gram, vitamin D, kalsium 18 miligram, besi 0,12 miligram, kalium 250 miligram, vitamin A 38 mikrogram, vitamin C 76 miligram.

Kandungan vitamin dan mineral di atas ternyata memberikan manfaat kesehatan berikut ini.

  1. Menjaga fungsi jantung

Kedondong mengandung antioksidan glikosida jantung yang bermanfaat menjaga fungsi jantung. Senyawa ini bekerja dengan menjaga tekanan darah tetap normal sekaligus mencegah terjadinya hipertensi atau hipotensi.

Selain itu, buah ini juga memperlancar distribusi nutrisi dalam pembuluh darah dan mencegah penyumbatan kolesterol LDL di arteri. Kedua fungsi tersebut mampu mencegah penyakit jantung.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jika menilik dari kandungan nutrisinya, kedondong mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Seperti kamu ketahui bahwa manfaat utama vitamin C adalah menjaga imunitas.

Bersama dengan zat besi, vitamin C mampu meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh. Ketika kamu mengonsumsi buah ini, terjadi proses sintesis sel darah putih dan meningkatkan penyerapan zat besi sehingga daya tahan tubuh terjaga.

Akan tetapi, kandungan vitamin C dalam kedondong bisa menurun seiring tingkat kematangan buah. Jadi, jika ingin merasakan khasiatnya, jangan mengonsumsi buah yang sudah terlalu matang.

  1. Mengatasi masalah pencernaan

Buah ini juga mengandung sederet antioksidan, seperti flavonoid, terpenoid, dan tanin. Semua jenis antioksidan tersebut saling bekerja sama untuk menjaga sistem pencernaan.

Selain antioksidan, kandungan serat pada buah ini juga ampuh mengurangi kembung dan sakit perut. Jadi, kamu bisa mengonsumsinya saat mengidap sembelit alias kesulitan BAB.

  1. Meningkatkan fungsi penglihatan

Manfaat selanjutnya yaitu menjaga fungsi penglihatan dengan kandungan vitamin A yang melimpah. Jenis vitamin ini membantu proses pemberi informasi visual dari retina ke otak.

Mengonsumsi kedondong secara teratur dapat mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD) dan masalah penglihatan lainnya.

  1. Mencegah penuaan dini

Kandungan antioksidan dalam kedondong juga bisa mencegah penuaan dini dengan merangsang sintesis kolagen.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore