Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Agustus 2024 | 18.48 WIB

6 Rekomendasi Obat Alami untuk Batuk dan Cara Menggunakannya, Menurut Penelitian

Ilustrasi batuk terlalu sering jadi salah satu gejala bronkitis kronis. (Sumber foto: Freepik)

JawaPos.com - Batuk adalah salah satu jenis penyakit paling umum yang dialami seseorang. Oleh karena itu, orang biasanya tak langsung ingin memeriksakan diri ke dokter. Hanya baru jika batuk terus menerus dan rasa sakitnya menusuk-nusuk barulah orang ingin memeriksakan diri. 

Biasanya, saat orang mengalami batuk, mereka biasanya mencari pengobatan alami.
 
Lantas, apa saja rekomendasi pengobatan alami untuk batuk?
 
Dikutip dari Verywell Health, artikel ini akan mengupas 6 rekomendasi pengobatan alami untuk batuk:
 
 
1. Madu 
 
Tidak hanya menjadi tambahan lezat untuk minuman dan hidangan penutup, madu juga merupakan obat mujarab untuk batuk. Konsistensinya yang kental melapisi tenggorokan Anda, membantu menenangkannya. 
 
Menurut sebuah penelitian, obat ini dapat meredakan batuk di malam hari lebih efektif daripada plasebo. 
 
Cobalah menambahkan 2 sendok teh madu dan perasan lemon ke dalam air hangat atau teh herbal. Anda juga bisa mengonsumsi satu sendok madu saja.
 
Namun, anak-anak di bawah usia 1 tahun tidak boleh diberi madu karena risiko botulisme.
 
2. Akar Marshmallow
 
Akar marshmallow ( Althaea officinalis ) telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati batuk dan sakit tenggorokan. 
 
Akar ini bersifat demulcent, artinya akar ini membentuk lapisan tipis pelindung pada selaput lendir, membantu meredakan peradangan dan iritasi. 
 
Satu penelitian menunjukkan bahwa tablet hisap dan sirup akar marshmallow berhasil meredakan batuk kering, biasanya dalam waktu 10 menit. 5
 
Akar marshmallow paling baik diseduh dengan air dingin. Cukup rendam 1 sendok makan akar kering yang diparut (bukan bubuk) dalam dua cangkir air dingin. 
 
Diamkan semalaman atau setidaknya empat jam di lemari es. Saring, lalu minum teh sesuai kebutuhan.
 
3. Jahe
 
Bahan umum di sebagian besar dapur ini memiliki sifat antiradang dan antitusif (penekan batuk) yang membantu meredakan batuk. 
 
Rempah aromatik ini memecah dan mengeluarkan lendir dari paru-paru, sehingga mengurangi batuk. 
 
Anda dapat membuat teh jahe di rumah dengan mengupas dan mengiris tipis satu potong jahe, lalu menambahkannya ke dalam tiga cangkir air mendidih. Rebus selama sekitar 10 menit, saring, lalu minum dengan sedikit madu dan irisan lemon.
 
 
4. Peppermint
 
Peppermint mengandung mentol yang dapat menenangkan tenggorokan Anda dan membantu memecah lendir, sehingga membuat batuk Anda bisa tertangani.
 
Meskipun beberapa pengobatan alami mengharuskan penggunaan salep atau olesan berbahan dasar pepermin untuk meredakan gejala flu, hindari mengoleskan pepermin di bawah hidung bayi dan balita atau di dada mereka karena dapat menyebabkan kejang bronkial .
 
5. Kunyit
 
Banyak pengobatan rumahan yang melibatkan perebusan bubuk kunyit dalam air dan penambahan madu serta rempah-rempah lain seperti lada hitam, yang membantu tubuh Anda menyerap kurkumin. 
 
Pengobatan lain menyarankan untuk mencampur bubuk kunyit ke dalam segelas susu panas atau menambahkannya ke dalam air garam untuk berkumur. 
 
6. N-Asetilsistein (NAC)
 
N-acetylcysteine ​​(NAC) adalah antioksidan yang diyakini memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari pencegahan kanker hingga meredakan batuk. 
 
Dalam konteks klinis, NAC digunakan untuk mengobati overdosis Tylenol (acetaminophen). 
 
Penelitian menunjukkan bahwa NAC dapat mengurangi stres oksidatif dan peradangan serta membantu melarutkan lendir. 17
 
NAC dijual bebas sebagai suplemen dalam bentuk bubuk atau kapsul.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore