Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Agustus 2024 | 20.36 WIB

Mengenal Kadar Darah Puasa Normal dan Bagaimana itu Menentukan Apakah Anda Diabetes

Ilustrasi tes gula darah untuk mendeteksi penyakit diabetes./Freepik - Image

Ilustrasi tes gula darah untuk mendeteksi penyakit diabetes./Freepik

JawaPos.com - Tes gula darah puasa adalah salah satu tes yang dilakukan untuk mengecek apakah seseorang menderita diabetes tipe 1, tipe 2, atau pradiabetes.

Kadar gula darah puasa adalah kadar glukosa di dalam darah tubuh seseorang setelah tidak mengonsumsi makanan atau minuman (kecuali air putih) dalam kurun waktu tertentu.

Setiap individu bisa melakukan pemeriksaan gula darah puasa kapan saja asalkan dalam kondisi tidak adanya asupan kalori atau minimal selama 8 jam.

Hal ini dilakukan untuk mengukur kadar glukosa di dalam darah ketika berada pada level terendah.

Dilansir Mayo Clinic, selain dengan tes kadang gula darah puasa, tes untuk diabetes tipe 1, tipe 2, dan pradiabetes ini bisa dilakukan dengan beberapa macam.

1. Tes A1C

Tes darah ini tidak mengharuskan Anda untuk tidak makan selama beberapa waktu (puasa), menunjukkan kadar gula darah rata-rata Anda selama 2 hingga 3 bulan terakhir.

Tes ini mengukur persentase gula darah yang terikat pada hemoglobin, protein pembawa oksigen dalam sel darah merah.

Tes ini juga disebut tes hemoglobin terglikasi. Semakin tinggi kadar gula darah Anda, semakin banyak hemoglobin yang mengandung gula.

Kadar A1C sebesar 6,5% atau lebih tinggi pada dua tes terpisah berarti Anda menderita diabetes. A1C antara 5,7% dan 6,4% berarti Anda menderita pradiabetes. Di bawah 5,7% dianggap normal.

2. Tes gula darah acak

Tes ini akan mengambil sampel darah secara acak. Tidak peduli kapan terakhir kali Anda makan, kadar gula darah 200 miligram per desiliter (mg/dL) — 11,1 milimol per liter (mmol/L) — atau lebih tinggi mengindikasikan diabetes.

3. Tes gula darah puasa

Tes ini akan mengambil sampel darah diambil setelah Anda tidak makan apa pun pada malam sebelumnya (puasa).

Kadar gula darah puasa kurang dari 100 mg/dL (5,6 mmol/L) adalah normal. Sedangkan kadar gula darah puasa dari 100 hingga 125 mg/dL (5,6 hingga 6,9 mmol/L) dianggap pradiabetes.

Jika kadar darah 126 mg/dL (7 mmol/L) atau lebih tinggi pada dua tes terpisah, Anda menderita diabetes.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore