
Ilustrasi Seorang Bayi Baru Saja lahir (Freepik)
JawaPos.com – Kulit bayi baru lahir atau newborn memang perlu mendapatkan perhatian secara khusus. Sehingga dalam perawatannya tidak boleh menggunakan sembarang produk.
Diungkapkan Dokter Spesialis Anak di RS. Brawijaya Antasari Jakarta, dr. Attila Dewanti Poerboyo Sp.A (K), ada beberapa hal yang menjadi alasan kulit bayi perlu dirawat secara khusus. Dalam arti, mulai dari cara memandikannya hingga penggunaan produk skin care tidak bisa disamakan dengan orang dewasa.
Pertama, struktur kulit bayi baru lahir itu 5x lebih tipis jika dibandingkan orang dewasa. Lalu kedua, ikatan lapisan epidermis dan dermisnya pun belum cukup kuat. Yang ketiga, kulit bayi pun masih sangat sedikit produksi melaninnya. Terakhir, lapisan lemak di bawah belum banyak.
“Perbedaan ini menjadikan kulit bayi baru lahir masih lemah dan rapuh sehingga lebih sensitif. Kadar air pada kulit bayi baru lahir lebih cepat hilang,” ujar dr. Attila dalam peluncuran Formula Baru Cussons Baby Newborn baru-baru ini di Jakarta.
Selain itu, dipaparkan dr. Attila, ketika baru lahir, bayi itu punya pelindung lapisan kulit yang namanya vernix caseosa. Lapisan tersebut sudah ada sejak dalam kandungan untuk melindungi bayi tetap hangat dan lembap.
Ketika lahir, lapisan tersebut, yang sering dianggap lemak oleh masyakarat, lama-lama akan menghilang. Sedangkan kulit bayi masih sangat tipis dan rentan kering. Untuk itu diperlukan perawatan kulit tambahan agar tidak mudah kering dan iritasi.
Peluncuran kandungan baru produk Cussons Baby Newborn baru-baru ini di Jakarta. (IST)
“Ketika bayi lahir kan suka ada putih-putih kaya lemak di kulit, itu sebenarnya vernix tadi. Nah, lama-lama pelindung kulit ini akan hilang, sedangkan bayi tetap butuh perlindungan untuk kulitnya,” tambahnya.
Untuk itu, diperlukan tambahan pelembap. Salah satunya perlu menggunakan skin care khusus bayi yang melembapkan, yang diformulasikan untuk kulit tipis bayi.
3 Kandungan Skin Care Bayi Baru Lahir
Jadi, ketika menggunakan produk skin care mulai dari sabun mandi hingga lotion, harus dipastikan kandungannya memang aman untuk kulit bayi. Paling penting, fungsi utama dari perawatan kulit bayi menggunakan skin care ini adalah untuk membantu melempabkan. Sehingga masalah iritasi pada kulit bayi bisa diminimalisasi.
“Pastikan produknya harus sudah teruji dermatologi, bebas alkohol dan bau yang menyengat yang dapat merusak pH kulit serta mengandung organic - active formula,” sambungnya.
Terkait dengan kandungan skin care yang aman pada bayi baru lahir, ada tiga formula yang bisa jadi pertimbangan pilihan orang tua dalam memilih produk. Yakni produk yang mengandung formula Shea butter, Ceramide, dan Oat.
Shea Butter sendiri diketahui membantu membentuk lapisan pelindung kulit, mencegah iritasi, dan mengunci kelembapan. Lalu Ceramide, bisa melindungi kulit lembut dari dalam, mengembalikan kelembapan dan menjaga lapisan kulit. Sedangkan Oat, memberikan perlindungan tambahan yang menenangkan, antioksidan dan redakan gatal serta kemerahan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
