
Peresmian Program Urogynekologi Center atau MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare) RSIA Kendangsari Merr Surabaya. (Dimas Nur/JawaPos.com)
JawaPos.com–Pernah dengar kata atau istilah medis vaginismus? Secara medis, vaginismus adalah sebuah kondisi vagina yang menegang tidak sengaja.
Kondisi vagina yang menegang terjadi saat awal berhubungan seks. Ketika memasukkan tampon atau saat menjalani pemeriksaan panggul. Menurut Prof. Dr. dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG., Subsp.Urogin.RE kasus vaginismus terus mengalami peningkatan sejak 2020. Pasien vaginismus tidak bisa berhubungan intim.
Berdasar catatan, pada 2020, dia hanya menangani lima pasien. Namun, pada 2023 jumlahnya meningkat menjadi 67 pasien.
”Termasuk pasien dari berbagai daerah seperti Bali, NTT, dan Kalimantan. Pada 2024 hingga April, sudah ada sekitar 28 kasus,” kata Prof Eighty saat ditemui di peresmian Program Urogynekologi Center atau MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare), Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr Surabaya.
Keterbukaan informasi era sekarang, kata Prof Eighty, menjadi salah satu pemicu mengapa kasus vaginismus meningkat. Tak sedikit pasien mulai menyadari adanya vaginismus.
Dia menambahkan, pihaknya akan memastikan terlebih dulu apakah pasien mengalami permasalahan anatomi atau tidak.
”Saya pernah menemui pasien yang menangis ketika datang, mengatakan bahwa dia sudah menikah selama 14 tahun dan tidak bisa melakukan hubungan seksual sama sekali. Setelah 4 tahun pertama pernikahannya, dia tidak bisa melakukan hubungan seksual,” beber Eighty.
Lantas, apa penyebab dari vaginismus? Ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicu vaginismus. Antara lain, pelecehan seksual, doktrin soal berhubungan seksual adalah hal tabu, hingga faktor emosional.
”Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik kepada pasien. Lalu, menanyakan bagaimana riwayat pasien termasuk kesehatan hingga seksual. Ada pasien itu karena sudah frustasi, penis pasangannya itu sampai tidak bisa ereksi atau ejakulasi dini,” ungkap Eighty.
Direktur Utama RSIA Kendangsari Merr dr Dhimas Panji Condro MHum mengatakan, layanan itu diluncurkan berawal dari perintah Kementerian Kesehatan yang menjalankan visi dari Presiden Joko Widodo. Masyarakat harus sehat dan produktif. Dari permintaan presiden diterjemahkan Kementerian Kesehatan dengan enam pilar.
”Ranah kita di pilar kedua yaitu transformasi layanan rujukan yaitu rumah sakit mulai tipe terendah D sampai A. Di pilar kedua ada beberapa item. Salah satunya, tiap rumah sakit diminta mengembangkan layanan center of excellence atau layanan unggulan. Kita melihat apa peluang yang bisa membuat kita lebih unggul dari RS lain. Kami melihat yaitu keberadaan uroginekolog di Surabaya,” kata Dhimas saat pers conference Merr Moment Intima Summit, Sabtu (29/6).
Program Urogynecologi Center itu diberi nama MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare). MUACH memiliki keunggulan berupa dukungan beberapa alat berteknologi tinggi seperti laser dan biofeedback.
Alat tersebut sangat membantu pemberian layanan area kewanitaan menjadi lebih komprehensif dan less invasive sehingga hasil treatment akan lebih baik dan lebih terukur.
”Penyediaan alat canggih ini tidak lepas dari kontribusi beberapa mitra kami yaitu Regenesisserta Tim Urogynekologi Surabaya, yang akan terus saling berkolaborasi untuk memberikan layanan terbaik bagi para pasien,” beber Komisaris PT Merr Medika Mulia Prof. Dr. dr. Budi santoso, Sp.OG, Subsp. F. E. R.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
