Heartology Cardiovascular Hospital untuk pertama kalinya mengadakan konferensi ilmiah kardiovaskular bertajuk CARES (Cardiac & Vascular Excellence Scientific Updates 2024). (IST)
JawaPos.com – Penyakit jantung memang masih menjadi urutan pertama penyebab kematian tertinggi di dunia bahkan Indonesia. Sehingga, selain kesadaran masyarakat yang perlu ditingkatkan, para dokter pun dituntut untuk lebih siap dalam menjalani perannya.
Dalam rangka kebutuhan masyarakat Indonesia akan layanan jantung dan pembuluh darah yang modern serat lengkap, Heartology Cardiovascular Hospital untuk pertama kalinya mengadakan konferensi ilmiah kardiovaskular bertajuk CARES (Cardiac & Vascular Excellence Scientific Updates 2024). Konferensi ini bukan hanya sekadar ajang pertemuan tapi menekankan peran dokter untuk meningkatkan pengetahuan terbaru dalam hal diagnostik, penanganan, hingga pemulihan pasien penyakit jantung.
Diungkapkan Amelia Hendra, Chief Executive Officer Heartology Cardiovascular Hospital, kesehatan jantung kini menjadi sesuatu yang sangat esensial. Konferensi ilmiah kardiovaskular bertajuk CARES ini bisa menjadi platform untuk para dokter dapat berkolaborasi lebih dekat, berbagi ilmu bahkan bertukar strategi. Termasuk dan diskusi mengenai berbagai kemajuan terbaru bidang kardiovaskular.
"Mengusung semangat kolaborasi, peluang untuk berkolaborasi tidak terbatas untuk mencapai hal-hal yang luar biasa,” ucap Amelia Hendra.
Tidak hanya menghadirkan para dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, serta dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular, konferensi ini juga menggandeng semua profesi yang terkait, mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, spesialis radiologi, spesialis anastesi, dokter umum, hingga perawat yang bekerja di emergency room sekalipun.
“Ibarat club sepakbola, pada saat mereka mengenakan seragam merah putih, mereka bukan lagi bertanding antar club, tetapi, bekerjasama bertanding sebagai tim nasional. Harapan kami konferensi ilmiah CARES 2024 dapat menyatukan para praktisi kardiovaskular sebagai tim nasional yang dapat bersaing dengan negara lain untuk menaikkan level penanganan jantung di Indonesia.” tambah Amelia.
Untuk langsung merasakan pengalaman dalam dunia kardiologi, diadakan pula workshop agar peserta bisa mendapatkan pelatihan dan pengalaman nyata, beberapa tema yang ada antara lain cara mengintegrasikan fisiologi dan pencitraan intravaskular dalam praktik sehari-hari, tatalaksana ablasi 3 dimensi, pelatihan ekokardiografi pada tindakan intervensi non-bedah, hingga praktik langsung melakukan operasi aorta, dengan menggunakan jantung hewan.
Hadir dalam simposium tersebut, drg. Ani Ruspitawati, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan, dengan tingginya jumlah kematian jantung, layanan penanganan jantung membutuhkan response time yang cepat, adanya ketepatan layanan dan respon sangat mempengaruhi mortalitas dan morbiditas. Kegiatan Heartology sejalan dengan program dari Dinas Kesehatan Jakarta, yakni pengembangan transformasi.
“Dengan adanya sinergi dan jejaring, Kami berharap bisa meningkatkan layanan jantung dan beri akses luas ke masyarakat,” ujar Ani.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
