Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juni 2024 | 06.55 WIB

Dampak Konten Dewasa bagi Kesehatan Remaja yang Perlu Diwaspadai, Begini Upaya Pencegahan dan Penanganannya

Kenali dampak konten dewasa bagi kesehatan remaja.

JawaPos.com – Konten dewasa, yang mencakup gambar, video, dan materi lain yang bersifat seksual eksplisit semakin mudah diakses oleh remaja berkat perkembangan teknologi dan internet. Meski banyak orang dewasa menganggap konten semacam ini sebagai bagian dari privasi dan kebebasan individu, paparan konten dewasa pada usia remaja dapat memiliki dampak serius bagi kesehatan mental dan fisik mereka.

Berikut adalah beberapa dampak-dampak konten dewasa bagi kesehatan remaja, dirangkum dari laman Sardjito, Halodoc, dan Kemdikbud, Kamis (6/6).

1. Gangguan psikologis

Remaja yang terpapar konten dewasa berisiko mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dan perasaan bersalah. Hal ini disebabkan oleh perbedaan besar antara realitas dan apa yang digambarkan dalam konten dewasa yang bisa menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.

2. Ketergantungan dan kecanduan

Paparan konten dewasa yang terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan. Remaja yang kecanduan konten dewasa seringkali menghabiskan waktu yang berlebihan untuk menontonnya yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, termasuk sekolah, interaksi sosial, dan hobi.

3. Peningkatan risiko perilaku seksual berisiko

Remaja yang terpapar konten dewasa mungkin cenderung meniru apa yang mereka lihat, termasuk perilaku seksual berisiko seperti seks tanpa kondom atau seks dengan banyak pasangan. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan.

4. Disfungsi seksual

Paparan berlebihan terhadap konten dewasa bisa menyebabkan disfungsi seksual pada remaja laki-laki, seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini. Hal ini terjadi karena otak terbiasa merespons rangsangan seksual dari konten visual daripada dari interaksi fisik yang nyata.

5. Penurunan prestasi akademis

Waktu yang dihabiskan untuk menonton konten dewasa dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah. Hal ini dapat menyebabkan penurunan prestasi akademis dan masalah disiplin di sekolah.

Berikut merupakan upaya pencegahan dan penanganan yang bisa dilakukan oleh orang tua atau guru di sekolah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore