Kenali dampak konten dewasa bagi kesehatan remaja.
JawaPos.com – Konten dewasa, yang mencakup gambar, video, dan materi lain yang bersifat seksual eksplisit semakin mudah diakses oleh remaja berkat perkembangan teknologi dan internet. Meski banyak orang dewasa menganggap konten semacam ini sebagai bagian dari privasi dan kebebasan individu, paparan konten dewasa pada usia remaja dapat memiliki dampak serius bagi kesehatan mental dan fisik mereka.
Berikut adalah beberapa dampak-dampak konten dewasa bagi kesehatan remaja, dirangkum dari laman Sardjito, Halodoc, dan Kemdikbud, Kamis (6/6).
1. Gangguan psikologis
Remaja yang terpapar konten dewasa berisiko mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dan perasaan bersalah. Hal ini disebabkan oleh perbedaan besar antara realitas dan apa yang digambarkan dalam konten dewasa yang bisa menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan terhadap diri sendiri.
2. Ketergantungan dan kecanduan
Paparan konten dewasa yang terus-menerus dapat menyebabkan kecanduan. Remaja yang kecanduan konten dewasa seringkali menghabiskan waktu yang berlebihan untuk menontonnya yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari mereka, termasuk sekolah, interaksi sosial, dan hobi.
3. Peningkatan risiko perilaku seksual berisiko
Remaja yang terpapar konten dewasa mungkin cenderung meniru apa yang mereka lihat, termasuk perilaku seksual berisiko seperti seks tanpa kondom atau seks dengan banyak pasangan. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit menular seksual dan kehamilan tidak diinginkan.
4. Disfungsi seksual
Paparan berlebihan terhadap konten dewasa bisa menyebabkan disfungsi seksual pada remaja laki-laki, seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini. Hal ini terjadi karena otak terbiasa merespons rangsangan seksual dari konten visual daripada dari interaksi fisik yang nyata.
5. Penurunan prestasi akademis
Waktu yang dihabiskan untuk menonton konten dewasa dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah. Hal ini dapat menyebabkan penurunan prestasi akademis dan masalah disiplin di sekolah.
Berikut merupakan upaya pencegahan dan penanganan yang bisa dilakukan oleh orang tua atau guru di sekolah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
