
Ilustrasi seseorang yang sulit berkonsentrasi karena mengidap ADHD.
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa kesulitan untuk fokus pada tugas dan merasa gelisah hingga tak bisa diam? Kondisi tersebut bisa jadi merupakan tanda ADHD. Gangguan hiperaktivitas defisit perhatian (ADHD) seringkali dikaitkan dengan anak-anak, tapi kondisi ini sebetulnya dapat dialami juga oleh orang dewasa.
Namun, orang dewasa yang memiliki ADHD seringkali tidak menyadarinya sehingga penanganannya terlambat. Kondisi seperti itu terjadi secara berkepanjangan hingga akhirnya mengganggu aktivitas diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
Lebih jelasnya, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) merupakan gangguan mental yang mempengaruhi fungsi kognitif menjadi sulit berkonsentrasi, terlalu aktif, dan berperilaku impulsif. Penyakit ini bukan hanya masalah kurangnya fokus atau ketidakdisiplinan, tapi ada perbedaan neurobiologis di otak yang berkaitan dengan kontrol impuls.
Sampai saat ini, penyebab pasti ADHD pada orang dewasa belum diketahui. Meski begitu, faktor genetik dan lingkungan diyakini berperan penting dalam memicu kemunculannya. Pasalnya, risiko seseorang mengalami kondisi tersebut lebih tinggi apabila terdapat keluarga yang memiliki riwayat ADHD.
Ciri-ciri ADHD pada orang dewasa cukup beragam, berikut adalah perilaku umum yang seringkali ditunjukkan oleh pengidapnya:
Ketidakmampuan Mengatur Diri
Orang dewasa dengan ADHD kerap mengalami kesulitan dalam mengatur diri dan lingkungannya. Hal ini terlihat dari kebiasaan menunda pekerjaan, lupa menyelesaikan tugas, dan sering kehilangan barang. Mereka terkadang lupa janji temu dan hal ini bisa berdampak pada kehidupan pribadi.
Gangguan Konsentrasi
Gejala ini banyak dikeluhkan oleh orang-orang yang berada di sekitar pengidap ADHD. Seperti misalnya ketika bekerja, orang dengan ADHD yang sulit berkonsentrasi sering melewatkan detail penting dalam pekerjaan sehingga hasilnya tidak maksimal. Kemudian saat sedang berbicara dengan seseorang, pengidap ADHD mudah kehilangan fokus dan teralihkan oleh hal lain.
Kecemasan Berlebih
Ketika berada dalam situasi yang penuh tekanan, sangat mungkin bagi orang dengan ADHD untuk merasa gelisah yang berlebihan. Contohnya pada saat rapat, pengidap ADHD akan mulai menggigit kuku, menggerakkan kaki, atau memainkan gadget. Hal ini dapat mengganggu fokus orang lain dan menurunkan produktivitas pengidap ADHD dalam menyelesaikan tugas.
Kesulitan Menjalin Hubungan Sosial
Orang dewasa dengan ADHD akan mudah merasa bosan dan terlihat tidak perhatian dengan orang lain. Gangguan perilaku ini bisa membuat mereka tidak mampu menjalin hubungan sosial yang baik dengan orang lain baik dalam pertemanan maupun hubungan asmara.
Ketidakmampuan Mengontrol Emosi
Banyak pengidap ADHD yang mengalami kesulitan dalam mengontrol emosinya. Hal tersebut menyebabkan mereka mudah marah dan terkadang reaksinya pun berlebihan. Mereka juga mudah tersinggung ketika dikritik sehingga sulit menerima masukan untuk perbaikan diri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
