
Brokoli merupakan salah satu sayuran terbaik yang direkomendasikan oleh ahli gizi sebagai pilihan terbaik untuk dikonsumsi setelah mencapai usia 50 tahun. (Freepik)
JawaPos.com - Memasuki usia 50 tahun penting untuk memperhatikan pola makan yang seimbang dan kaya akan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Salah satu cara terbaik untuk mencapai hal ini adalah dengan memperbanyak konsumsi sayuran, yang kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dilansir dari Eat This pada Senin (13/5), terdapat 5 jenis sayuran terbaik yang direkomendasikan oleh ahli gizi untuk dikonsumsi setelah mencapai usia 50 tahun.
1. Bayam
Bayam mengandung vitamin A serta pigmen karotenoid lutein dan zeaxanthin, yang penting untuk melindungi mata dari kerusakan akibat sinar matahari dan proses penuaan. Penuaan terkait degenerasi makula (AMD) adalah penyakit mata, di mana bagian tengah retina (makula) mengalami kerusakan, sehingga dapat menyebabkan gangguan penglihatan.
Penelitian mengungkapkan bahwa, orang yang mengonsumsi lutein dan zeaxanthin sekitar enam miligram per hari dapat mengurangi risiko terkena degenerasi makula (AMD).
Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan mata dari bayam baik itu dalam bentuk segar, kalengan, atau beku. Dengan rutin mengonsumsi bayam, Anda dapat membantu melindungi mata dari masalah kesehatan yang terkait dengan penuaan.
2. Brokoli
Osteoarthritis adalah penyakit kronis pada sendi yang paling umum terjadi, dan sekitar 40 persen orang di atas usia 65 tahun mengalaminya. Salah satu pendekatan terbaik untuk melindungi sendi adalah dengan menerapkan pola makan yang anti-peradangan.
Brokoli merupakan salah satu sayuran yang direkomendasikan dalam pola makan ini karena mengandung senyawa yang disebut glukosinolat.
Beberapa penelitian, seperti sebuah uji coba acak yang diterbitkan pada tahun 2017 di Scientific Reports, mengungkapkan bahwa glukosinolat dapat membantu mencegah kerusakan pada kartilago, sehingga melindungi kesehatan sendi.
Dengan demikian, Anda tidak hanya mendapatkan manfaat nutrisi dari brokoli, tetapi juga melindungi sendi Anda dari risiko osteoarthritis.
3. Kale
Kale adalah jenis sayuran yang kaya akan kalsium, yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Hal yang menarik ialah kale juga rendah oksalat, dimana oksalat ini bisa menghambat penyerapan kalsium.
Jadi, memilih sayuran yang kaya kalsium tapi rendah oksalat adalah kunci untuk menjaga kesehatan tulang. Asupan yang mencukupi dari kalsium dan vitamin D sangat penting untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang.
Setelah usia 50 tahun, tulang cenderung kehilangan kepadatan mineralnya lebih cepat daripada terbentuknya tulang baru, sehingga bisa menyebabkan masalah tulang seperti osteomalasia atau osteoporosis.
Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan kesehatan tulang dari sayur kale. Dengan rutin mengonsumsi kale, Anda dapat membantu melindungi tulang Anda dari masalah kesehatan yang terkait dengan penuaan.
4. Selada romaine
Selada romaine adalah sayuran yang sangat baik untuk dikonsumsi, terutama setelah usia 50 tahun. Ini karena selada romaine mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin A, kalium, dan serat, yang semuanya penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama pada tahap kehidupan yang lebih tua.
Selain itu, selada romaine memiliki sedikit kalori, sehingga cocok untuk membantu menjaga berat badan tetap stabil, dimana setelah usia 50 tahun menjadi sangat sulit untuk menjaga berat badan tetap stabil.
Ketersediaan dan harga yang terjangkau membuat selada romaine menjadi pilihan yang baik sebagai bagian dari asupan makanan sehari-hari.
5. Bayam bit
Bayam bit atau Swiss chard merupakan salah satu sayuran yang sangat baik untuk dikonsumsi, terutama saat usia di atas 50 tahun. Ini karena bayam bit dapat meningkatkan fungsi kognitif yang lebih baik dan penundaan penurunan kognitif, dimana penurunan kognitif dapat menyebabkan masalah seperti kehilangan memori atau kesulitan dalam memproses informasi dan membuat keputusan
Penelitian juga mengungkapkan bahwa sayur bayam bit atau Swiss chard dapat melindungi tubuh terhadap penyakit Alzheimer yang terkait dengan usia.
Dengan mengonsumsi bayam bit atau Swiss chard secara teratur, Anda dapat mendukung kesehatan kognitif dan menurunkan potensi risiko terkena penyakit Alzheimer.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
