Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Mei 2024 | 16.37 WIB

Asam Lambung Atau Gerd Bisa Sebabkan Kematian Mendadak? Simak Penjelasan dari Dokter

Ilustrasi seseorang pengidap asam lambung. (Sumber: freepik/KamranAydinov). - Image

Ilustrasi seseorang pengidap asam lambung. (Sumber: freepik/KamranAydinov).


JawaPos.com -
Belum lama ini, ramai dibicarakan bahwa asam lambung atau Gerd bisa menyebabkan kematian mendadak.

Kabar ini semakin mencuat, usai salah seorang eleb Indonesia, Dhanar Jabro, disebutkan meninggal dengan duga asam lambung.

Sebagai informasi, penyakit asam lambung atau Gerd adalah kondisi yang menyebabkan asam lambung naik ke tenggorokan.

Dikutip dari akun Youtube Dokter Sarwo, Minggu (12/5), Gerd adalah suatu kondisi di mana katup lambung yang membatasi kerongkongan dengan lambung tidak bekerja dengan sempurna.

Sehingga katup yang longgar itu menyebabkan asam lambung naik hingga ke dada dan ke tenggorokan.

Sehingga pasien yang merasakan asam lambung dada akan terasa panas seperti terbakar.

Lantas apakah asam lambung atau Gerd bisa menyebabkan kematian seseorang?

Dokter spesialis penyakit dalam, Suzanna Ndaraha yang dikutip dari akun Youtube RSUD Koja memberikan penjelasan, menurutnya asam lambung tidak menyebabkan kematian mendadak.

"Sebetulnya kalau Gerd murni, benar-benar (penyakit) Gerd, itu tidak sampai menimbulkan kematian, tapi memang sangat mengganggu bagi penderitanya," kata Suzanna dikutip dari akun Youtube RSUD Koja.

Dokter spesialis penyakit dalam yang sudah berkecimpung di dunia medis lebih dari 23 tahun melanjutkan, pasien yang meninggal mendadak juga bisa disebabkan dari penyakit jantung.

"Kalau yang sampai menimbulkan kematian (mendadak), itu mungkin bukan Gerd, mungkin (penyakit) jantung beneran," lanjut Suzanna.

Sebab penyakit Gerd, sambung Suzanna, memiliki gejala yang mirip seperti jantung yaitu dada seperti terbakar, namun Gerd tidak menyebabkan kematian mendadak.

Penyebab Asam Lambung Naik

Penyebab asam lambung naik adalah karena melemahnya katup esofagus atau otot-otot pembatas antara kerongkong dan lambung melemah.

Paparan asam lambung yang berulang-ulang naik ke kerongkongan itu akan mengakibatkan iritasi pada lapisan kerongkongan atau esofagus.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore