Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Mei 2024 | 13.13 WIB

5 Alasan Dilarang Menahan Kentut, Bisa Jadi Pertanda Buruk Bagi Kesehatan Tubuh

Kentut berbau tergantung pada apa yang dimakan dan gas yang dihasilkan tubuh. Makanan yang membuat kentut bau biasanya berupa karbohidrat yang tidak tercerna. - Image

Kentut berbau tergantung pada apa yang dimakan dan gas yang dihasilkan tubuh. Makanan yang membuat kentut bau biasanya berupa karbohidrat yang tidak tercerna.

JawaPos.com - Setiap orang berusaha menahan kentut. Alasannya, kentut itu berpotensi memunculkan bau tidak sedap dan suara yang dikeluarkan cukup nyaring. Jika itu terjadi dan diketahui dari mana asalnya, maka akan membuat si empunya jadi malu.

Selain itu, saat ini masyarakat belum menormalkan tindakan melepaskan kentut, karena dianggap sebagai tindakan tidak sopan. Menahan kentut selama ini karena ingin menjaga kebersihan udara. Selama ini setiap orang berusaha mencari ruang pribadi untuk melepaskan kentut.

Bagi yang selama ini menahan kentut tahukah efeknya? Menahan kentut bisa menyebabkan masalah kesehatan. Dilansir smartmindsets.com, berikut lima alasan tidak boleh menahan kentut.

1. Terjadi Reabsorpsi

Saat seseorang terus menahan kentut yang seharusnya keluar, itu akan secara otomatis kembali ke sistem. Gas ‘kentut’ diserap kembali dan dimasukkan kembali ke sirkulasi.

Akibatnya, kentut akan mencari cara lain untuk melarikan diri dan kemungkinan besar kentut itu lepas dari mulut yang menimbulkan bau mulut.

Gas semula keluar lewat kentut malah berbalik dan keluar lewat napas mulut. Gas keluar dari mulut selama ini disebut dengan sendawa dengan bau yang tidak nyaman.

2. Menyebabkan Sakit dan Mulas

Menahan kentut perlu mengontraksikan otot-oto, karena membangun tekanan di tubuh. Kontraksi ini dapat menyebabkan rasa sakit, mulas, dan gangguan pencernaan. Jika Anda melakukannya secara teratur, saluran pencernaan Anda bisa berakhir bengkak.

3. Masalah Usus Besar

Kentut dimaksudkan untuk melepaskan tekanan dan gas yang tidak diinginkan dari tubuh. Ketika Anda memaksanya untuk tetap tinggal dapat mengiritasi usus besar. Selain itu, menahan kentut dapat memicu wasir. Hindari komplikasi dan biarkan kentut keluar.

4. Menyebabkan Kembung

Meskipun tidak jelas apakah menahan kentut dapat menyebabkan kembung atau tidak, tetapi ini masih ada hubungannya. Tekanan usus menyebabkan gas terperangkap dalam usus sehingga usus akan menggelembung seperti balon karena penyumbatan gas tersebut.

5. Tubuh Mengirimi Peringatan

Terkadang tubuh memberi sinyal melalui kentut ketika ada masalah kesehatan, seperti masalah pencernaan atau intoleransi makanan. Bau kentut yang sangat menyengat mungkin menandakan tingginya kandungan sulfur dalam tubuh. Jika mengalami gejala abnormal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore