
Kedatangan Ida Dayak yang disambut ribuan pasien yang sudah menunggu sejak lama di Madivif I Kostrad Cilodong.
JawaPos.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) buka suara soal praktik pengobatan alternatif tulang yang dilakukan oleh Ida Dayak. Diketahui bahwa praktik yang dilakukan Ida itu viral di media sosial lantaran banyak peminatnya. Terbaru, hal itu terjadi di Depok, Jawa Barat.
Menanggapi hal itu, menurut Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI), dr. Ferdiansyah, perlu adanya monitoring dan evaluasi terhadap segala praktik pengobatan alternatif yang dilakukan.
"Seharusnya apapun yang dikerjakan itu ada monitoring dan evaluasi untuk efektivitasnya," ujar Ferdiansyah dalam Media Briefing secara virtual, Rabu (5/4).
"Karena tanpa itu nanti kita berasumsi. Jadi mari sama-sama kita lihat, kita evaluasi karena fenomena ini kan nggak sekali, berkali-kali terjadi," jelasnya.
Mantan Ketua Kolegium Ortopedi dan Traumatologi itu meminta agar segala bentuk pengobatan alternatif juga dapat disaintifikasi. Sehingga, ada patokan yang jelas untuk dapat dibuktikan.
"Yang penting bagi kita disaintifikasi, artinya diilmiahkan. Kita perlu bukti, betul nggak bisa menyembuhkan," tegasnya.
Sebelumnya, praktik pengobatan tradisional yang di lakukan Ida Dayak ramai di media sosial. Lantaran hal itu, rencana pengobatan yang akan dilaksanakan dua hari pada 3-4 April 2023 tersebut terpaksa batal.
Tidak hanya menunggu dari pagi, para calon pasien tersebut rela menginap di lokasi tersebut demi bisa mendapatkan pengobatan dari seorang Ida Dayak yang tengah viral di media sosial.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
