
Ilustrasi diabetes.
JawaPos.com – Penyakit diabetes telah menjadi salah satu masalah kesehatan yang menuntut perhatian besar dalam dunia medis. Diabetes ditandai dengan kadar glukosa atau gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang berkepanjangan.
Meski glukosa adalah sumber utama energi bagi tubuh, tetapi jika kadar glukosa yang terlalu tinggi dalam darah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Salah satu faktor meningkatnya gula darah adalah karena gaya atau pola hidup dalam keseharian seseorang yang tidak sehat sehingga memicu penyakit diabetes.
Selain faktor gaya hidup dan lingkungan, banyak yang percaya bahwa faktor genetik juga turut berperan dalam munculnya penyakit diabetes ini. Namun, seberapa kuatkah keterkaitan antara diabetes dan faktor genetik? Apakah semua diabetes benar-benar penyakit turunan, atau ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan?
Dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat penjelasan yang menjawab pertanyaan apakah diabetes diturunkan menyilang, dari ibu ke anak lelakinya, atau dari ayah ke anak perempuannya? Dan apakah diabetes merupakan penyakit orang tua?
Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah mengidap diabetes atau tidak tidak itu tergantung pola makan dan gaya hidup pribadi. Jika gaya hidup yang diterapkan sehat, maka resiko diabetes pun dapat dihindari. Kemudian penyakit diabetes tidak mengenal usia, bisa saja anak-anak, remaja, dewasa juga mengidap penyakit ini. Jadi diabetes bukanlah penyakit yang hanya mengincar orang tua saja.
Kemudian mengutip pembicaraan dr. Yunita Maslim, Sp.PD dalam video di kanal YouTube resmi Bethsaida Hospital, dr. Yunita menjelaskan bahwa bila orang tua Anda menderita diabetes, maka Anda memang memiliki resiko terkena diabetes atau gula.
Dalam kasus di lapangan atau yang sering ditemukan di masyarakat, jika salah satu atau kedua orang tua nya menderita diabetes kemudian sang Anak memiliki gaya hidup yang kurang sehat seperti pola makan nya dengan mengkonsumsi makanan instan, makanan cepat saji, dan minuman kemasan akan cepat ditemukan kasus diabetes.
Oleh karena itu, dr. Yunita menjelaskan bahwa apabila ada faktor keturunan yang beresiko mengidap diabetes, maka sebisa mungkin sejak dini pola hidup Anak diatur dan dibiasakan untuk mulai hidup sehat sejak dari usia kanak-kanak.
Hal tersebut dilakukan dalam upaya meminimalisir resiko diabetes, agar tidak terkena Sugar Addiction atau kecanduan memakan sesuatu yang manis yang dapat meningkatkan potensi kondisi resistensi insulin, kegemukan, obesitas. Jika ditambah dengan faktor keturunan atau genetik, akan cepat sekali beresiko terkena diabetes di usia muda.
Selanjutnya, dilansir dari kanal YouTube Klinik Utama CMI, dr. Siska Yunita menjelaskan bahwa penyakit diabetes ini sendiri merupakan salah satu penyakit tidak menular yang angka kesakitan dan kematiannya tinggi.
Penyakit tidak menular seperti diabetes, jantung, ginjal, penyakit pernafasan kronik dan lain lain ini pada umumnya memiliki faktor resiko yang hampir sama, yaitu disebabkan oleh faktor genetik. Akan tetapi, juga sangat dipengaruhi oleh faktor pola hidup yang kurang sehat.
Dr. Siska juga menjelaskan faktor pola hidup atau gaya hidup seperti apa yang bisa meningkatkan resiko terkena diabetes, manajemen stress yang tidak baik kemudian kurangnya olahraga atau kurang gerak, lalu kurang istirahat sehingga tidur tidak berkualitas, kemudian pola makan yang tudak sehat dapat memicu terjangkit penyakit-penyakit tidak menular tersebut.
Kemudian dr. Siska menjelaskan bahwa terdapat beberapa penelitian tentang faktor genetik yang menjadi penyebab resiko terkena penyakit diabetes yang memiliki hasil bervariasi. Jika salah satu orang tua menderita penyakit diabetes, hal tersebut dapat membuat anak beresiko 5-10 persen lebih tinggi terkena diabetes daripada anak yang orang tuanya tidak menderita penyakit diabetes.
Akan tetapi, jika kedua orang tua nya menderita diabetes sang Anak harus berhati-hati karena 50 persen kemungkinan anaknya bisa menderita diabetes. Namun, jangan khawatir, sebab hal ini tergantung ke pola hidup. Jadi ketika si anak menjalani pola hidup yang sehat walaupun kedua orang tuanya mengidap diabetes, bisa jadi sang anak ini tidak terkena diabetes.
Intinya faktor keturunan memang berperan tetapi tidak benar jika orangtua menderita diabetes, maka si anak juga akan mengidap diabetes. Hal terpenting yang dapat dilakukan oleh anak yang memiliki resiko diabetes lebih tinggi karena faktor genetik adalah menjaga pola hidup yang sehat.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
