
Ilustrasi diabetes (Freepik)
Jawapos.com - Mengendalikan metabolisme gula darah di usia lanjut membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, disiplin, serta modifikasi gaya hidup yang disesuaikan dengan kapasitas fisik.
Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif guna menghindari ketergantungan obat-obatan jangka panjang yang membebani fungsi ginjal.
Melansir dari Eka Hospital, Halodoc, dan Hellosehat, berikut adalah sembilan cara efektif mencegah serangan penyakit diabetes pada lansia:
Rutin Periksa Kadar Gula Darah:
Melakukan skrining kadar glukosa darah secara berkala, minimal tiga bulan sekali, sangat krusial bagi lansia dengan riwayat genetik atau obesitas. Deteksi dini status prediabetes memberikan kesempatan bagi lansia untuk memperbaiki pola hidup sebelum terjadi kerusakan pankreas permanen.
Konsumsi Makanan Rendah Gula dan Tinggi Serat:
Mengganti asupan karbohidrat sederhana dengan makanan kaya serat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan terbukti memperlambat konversi glukosa di usus. Pola makan ini efektif mencegah lonjakan insulin yang drastis sehabis makan.
Kurangi Porsi Makan per Sekali Waktu:
Lansia sangat disarankan untuk menerapkan pola makan dengan porsi kecil namun sering, sekitar 4 hingga 5 kali sehari. Pembagian porsi ini membantu meringankan beban kerja organ pankreas dalam memproduksi insulin secara bertahap sepanjang hari.
Lakukan Olahraga Ringan Setiap Hari:
Aktivitas fisik berintensitas rendah seperti jalan kaki santai selama 30 menit atau senam lansia membantu otot menyerap glukosa langsung untuk energi. Olahraga teratur secara signifikan mampu meningkatkan sensitivitas reseptor insulin dalam tubuh lansia.
Jaga Berat Badan Tetap Ideal:
Penumpukan jaringan lemak visceral merupakan pemicu utama terjadinya resistensi insulin pada lansia karena menghambat kerja hormon pengatur gula. Menurunkan berat badan sebanyak 5 persen saja sudah mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 secara masif.
Perbanyak Minum Air Putih Setiap Hari:
Memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh dengan air putih minimal 8 gelas sehari membantu sistem perkemihan membuang kelebihan sisa gula melalui urine. Lansia wajib menghindari sirup, jus kemasan, maupun teh manis yang tinggi sukrosa.
Hentikan Kebiasaan Merokok:
Paparan zat nikotin dari rokok memicu peradangan sistemik dan merusak sel-sel pankreas, yang berujung pada perburukan resistensi insulin. Berhenti merokok membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan dan melancarkan sirkulasi darah arteri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022