Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 05.06 WIB

Jangan Tunggu Komplikasi Parah! Ini 9 Cara Efektif Mencegah Diabetes pada Lansia yang Sering Disepelekan

Ilustrasi diabetes (Freepik) - Image

Ilustrasi diabetes (Freepik)

Jawapos.com - Mengendalikan metabolisme gula darah di usia lanjut membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, disiplin, serta modifikasi gaya hidup yang disesuaikan dengan kapasitas fisik.

Pencegahan sejak dini jauh lebih efektif guna menghindari ketergantungan obat-obatan jangka panjang yang membebani fungsi ginjal.

Melansir dari Eka Hospital, Halodoc, dan Hellosehat, berikut adalah sembilan cara efektif mencegah serangan penyakit diabetes pada lansia:

Melakukan skrining kadar glukosa darah secara berkala, minimal tiga bulan sekali, sangat krusial bagi lansia dengan riwayat genetik atau obesitas. Deteksi dini status prediabetes memberikan kesempatan bagi lansia untuk memperbaiki pola hidup sebelum terjadi kerusakan pankreas permanen.

Mengganti asupan karbohidrat sederhana dengan makanan kaya serat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah-buahan terbukti memperlambat konversi glukosa di usus. Pola makan ini efektif mencegah lonjakan insulin yang drastis sehabis makan.

Lansia sangat disarankan untuk menerapkan pola makan dengan porsi kecil namun sering, sekitar 4 hingga 5 kali sehari. Pembagian porsi ini membantu meringankan beban kerja organ pankreas dalam memproduksi insulin secara bertahap sepanjang hari.

Aktivitas fisik berintensitas rendah seperti jalan kaki santai selama 30 menit atau senam lansia membantu otot menyerap glukosa langsung untuk energi. Olahraga teratur secara signifikan mampu meningkatkan sensitivitas reseptor insulin dalam tubuh lansia.

Penumpukan jaringan lemak visceral merupakan pemicu utama terjadinya resistensi insulin pada lansia karena menghambat kerja hormon pengatur gula. Menurunkan berat badan sebanyak 5 persen saja sudah mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 secara masif.

Memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh dengan air putih minimal 8 gelas sehari membantu sistem perkemihan membuang kelebihan sisa gula melalui urine. Lansia wajib menghindari sirup, jus kemasan, maupun teh manis yang tinggi sukrosa.

Paparan zat nikotin dari rokok memicu peradangan sistemik dan merusak sel-sel pankreas, yang berujung pada perburukan resistensi insulin. Berhenti merokok membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh secara keseluruhan dan melancarkan sirkulasi darah arteri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore