
Nyamuk anopheles meski kecil dengan ukuran hanya sekitar enam milimeter, dianggap sebagai salah satu binatang berbahaya di dunia.
JawaPos.com - Nyamuk anopheles meski kecil dengan ukuran hanya sekitar enam milimeter, dianggap sebagai salah satu binatang berbahaya di dunia. Gigitannya dapat menyebabkan kematian melalui penularan parasit malaria ke dalam tubuh manusia.
Gigitan nyamuk anopheles menjadi sarana penyebaran parasit plasmodium, penyebab malaria, dari individu yang terinfeksi kepada yang sehat.
Plasmodium memiliki empat jenis utama, termasuk vivax, ovale, malariae, dan falciparum. Falciparum, yang sering menyebabkan malaria berat, merupakan yang paling umum dan dapat berujung pada kematian.
Menurut laporan World Malaria Report 2020 dari World Health Organization (WHO), terdapat sekitar 229 juta kasus malaria pada 2019, dengan sekitar 400.000 kematian. Sebagian besar korban malaria adalah anak-anak di bawah usia lima tahun. Penyakit ini paling umum terjadi di Afrika (sekitar 90 persen), diikuti oleh Asia Tenggara, Amerika Selatan, dan Sub-Sahara Afrika.
Menurut data dari WHO, sekitar satu juta orang meninggal setiap tahun karena malaria, dan anak-anak merupakan kelompok yang paling banyak terpengaruh.
Malaria biasanya menunjukkan gejala dalam 10-15 hari setelah digigit, termasuk demam, sakit kepala, keringat berlebihan, lemas, nyeri sendi, anemia, mual, nyeri perut, muntah, dan kadang-kadang darah dalam feses.
Dilansir dari Halodoc, mengapa penyakit malaria menjadi hal yang berbahaya adalah jika gejala-gejala yang dialami tidak ditangani dengan tepat dan cepat, malaria akan menimbulkan komplikasi kesehatan sebagai berikut:
Anemia
Menurut National Health Service UK, jika malaria tidak diobati dengan baik, itu dapat menyebabkan anemia parah karena parasit penyebabnya merusak banyak sel darah merah.
Malaria pada Otak
Malaria juga dapat mengganggu fungsi otak. Menurut Our Health Service, walaupun jarang, parasit dalam sel darah dapat menghambat pembuluh darah kecil di otak, menyebabkan pembengkakan yang meningkatkan risiko kejang dan bahkan koma.
Gangguan pada Organ Tubuh
Penyakit malaria juga dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh. Biasanya, ginjal, hati, dan limpa terpengaruh oleh parasit malaria, mengganggu fungsi normal mereka. Kondisi ini serius karena bisa berujung pada kematian.
Demikian penjelasan mengenai mengapa malaria adalah penyakit yang berbahaya. Untuk itu, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan dimanapun berada. Pastikan asupan nutrisi mencukupi untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
