
Obat tradisional yang dapat mengatasi penyakit malaria.
JawaPos.com – Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, parasit dilepaskan ke dalam aliran darah dan kemudian menuju ke organ hati untuk berkembang biak hingga mencapai tahap dewasa.
Penularan malaria terjadi melalui darah, sehingga dapat terjadi melalui transplantasi organ, transfusi darah, dan penggunaan jarum suntik yang tidak steril. Sel darah yang terinfeksi kemudian akan pecah, menyebabkan munculnya gejala penyakit dalam waktu dua atau tiga hari setelahnya.
Malaria tetap menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Meskipun pengobatan menggunakan obat-obatan anti malaria terus dikembangkan, tidak jarang orang juga mulai mencari alternatif pengobatan yang berasal dari bahan alami.
Dilansir dari kanal YouTube Health+, berikut merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi malaria:
1. Jahe
Jahe tidak hanya digunakan sebagai rempah-rempah dalam masakan, tetapi juga memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi yang kuat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu mengurangi gejala malaria dan meningkatkan efektivitas pengobatan malaria.
Cara membuat ramuan jahe untuk mengobati malaria yaitu, Anda perlu menyiapkan jahe dengan ukuran 1 inchi dan 1 – 1 ½ gelas air. Setelah itu, potong-potong jahe dan rebus jahe tersebut di atas api sedang beberapa menit. Setelah mendidih, angkat dan saring air jahe ke dalam gelas, tambahkan sedikit madu untuk menambah rasa manis, minum selagi hangat.
2. Kayu manis
Kayu manis telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai kondisi kesehatan. Menurut beberapa penelitian, kayu manis memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi yang dapat mengurangi gejala malaria. Selain itu, kandungan yang ada pada kayu manis bisa membasmi parasit plasmodium dengan cara mengacaukan sistem metabolismenya.
Cara membuat ramuan kayu manis untuk mengobati malaria yaitu, Anda perlu menyiapkan 1 sdt bubuk kayu manis kasar, sejumput bubuk merica, 1 sdt madu, dan segelas air. Setelah semua bahan disiapkan, rebus bubuk kayu manis kasar dan bubuk merica selama beberapa menit, saring dan angkat bubuk kayu manis kasar, tambahkan madu kedalam air rebusan, aduk hingga rata, angkat dan minum selagi hangat.
3. Jeruk bali
Selain menyegarkan, jeruk bali juga memiliki manfaat sebagai obat penyakit malaria karena memiliki senyawa asam yang mampu memberikan efek alkalisasi di dalam tubuh dan dipercaya dapat membasmi parasit penyebab malaria.
Cara membuat ramuan jeruk bali untuk mengobati malaria yaitu siapkan ¼ buah jeruk bali dan segelas air. Lalu, rebus selama beberapa menit. Setelah mendidih, saring ampasnya, kemudian minum selagi hangat.
Meski bahan alami ini memiliki potensi untuk membantu mengatasi malaria, penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis sebelum menggunakan mereka sebagai pengganti atau tambahan untuk pengobatan medis.
Selain itu, meskipun pengobatan malaria secara medis atau obat-obatan terus dikembangkan dan digunakan, bahan alami juga menawarkan alternatif yang menarik dan berpotensi efektif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
