
Ilustrasi keringat di ketiak. (Freepik)
JawaPos.com - Bau keringat adalah aroma yang dihasilkan oleh tubuh manusia ketika keringat bercampur dengan bakteri di kulit.
Bau keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi ketika bakteri yang ada di kulit memecah protein dan asam lemak dalam keringat, aroma yang tidak sedap bisa muncul.
Bau keringat dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti makanan yang dikonsumsi, tingkat kebersihan tubuh, kondisi kesehatan, dan faktor genetik.
Selain itu, juga tergantung pada bagaimana seseorang merawat tubuhnya, seperti sering mandi, menggunakan deodoran, dan pakaian yang bersih.
Namun perlu diwaspadai, ternyata bau keringat tak sedap justru merupakan salah satu indikasi seseorang tengah mengalami masalah kesehatan.
Dokter umum dari Inggris, Sophie Newton mengatakan bau ketiak disebabkan oleh bakteri pada kulit yang memecah keringat menjadi asam, biasanya dimulai pada masa pubertas dengan meningkatnya hormon yang disebut androgen.
"Keringat itu sendiri tidak berbau dan memiliki tugas penting untuk membantu mengatur suhu, tetapi bakteri dapat menggunakannya sebagai tempat berkembang biak dan saat itulah bau terbentuk," jelas dr Sophie.
Seperti dilansir dari laman The Sun, berikut beberapa masalah kesehatan yang bisa ditandai dengan bau tak sedap pada ketiak.
1. Kelebihan Berat Badan
Menurut dr Sophie, orang yang kelebihan berat badan lebih mungkin memiliki bau ketiak tak sedap.
Seseorang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas mungkin memiliki lipatan di kulit mereka, yang merupakan tempat berkembang biaknya bakteri.
Sebuah studi menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan lebih cenderung memiliki indra penciuman yang buruk dibandingkan dengan orang yang lebih langsing.
Ini menunjukkan orang yang obesitas cenderung tidak sadar bahwa ketiaknya beraroma tak sedap.
2. Diabetes
Dr Sophie mengatakan, mereka yang mengidap diabetes bisa mengalami bau ketiak yang terkadang bisa mengeluarkan lebih banyak aroma buah.
Jika Anda menderita diabetes, perubahan bau badan bisa menjadi tanda ketoasidosis terkait diabetes.
Ketoasidosis diabetik, juga dikenal sebagai DKA, adalah kondisi kekurangan insulin yang parah dalam tubuh.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
